У нас вы можете посмотреть бесплатно Latih Baca untuk Bicara, Chapter 3 [Rizqiani Putri MC Surabaya] или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Latih Baca untuk Bicara, Chapter 1: • Latih Baca untuk Bicara, Chapter 1 [Rizqia... Latih Baca untuk Bicara, Chapter 2: • Latih Baca untuk Bicara, Chapter 2 [Rizqia... Untuk bisa berbicara dengan gestur yang pas di hadapan publik (ataupun kamera), prinsip dasar yang harus dikuasai selain membiasakan diri, tentu saja, adalah improvisasi yang tepat saat berbicara. Latihan improvisasi (mengembangkan narasi inti), banyak saya dapatkan karena tekun membaca. Membaca dalam hati (atau dengan suara pelan), membantu memperkaya kosakata. Namun membaca dengan suara jelas/keras/powerful, membantu membiasakan diri kita sembari melakukan improvisasi dengan bahasa tutur, bukan bahasa tulis. Tertarik berlatih membaca bersama saya untuk membiasakan diri berbicara dengan nyaman di hadapan publik (atau kamera)? Berikut adalah latihan ketiga, yang kami buat khusus dalam sesi LATIH BACA untuk BICARA. Selamat berlatih bersama! PS. Pertanyaan lain, boleh sekali dituliskan di kolom komentar. Sebagai inspirasi bagi kami, untuk pengerjaan video selanjutnya. Terima kasih! * Kenapa tidak memotong bagian dimana beberapa kali saya sempat salah mengucap kata? Sengaja. Karena saya manusia biasa. Berpengalaman praktik public speaking selama lebih dari 20 tahun bukan berarti tanpa cela. Sengaja menyajikan seasli mungkin, sebagaimana pada saat proses produksi video berlangsung. Demikianlah saya, dengan segenap kurang dan lebihnya. Plus, di balik video ini ada kisah menarik lainnya. Video dengan konten serupa yang sudah kami lakukan pekan lalu, tidak bersuara saat masuk dapur editing. Padahal dua chapter lain yang diambil pada hari yang sama, aman-aman saja. Di luar kendala teknis yang anehnya terjadi, sementara pada hari-H semua tampak aman-aman saja, kami putuskan take ulang. Dan tepat sebelum video selesai, ada suara ketukan pintu sangat keras yang berasal dari putri kami. Tak mungkin re-take, sudah di penghujung bacaan. Cerita lain, suami yang membeli buku ini sempat mengira buku ini tidak menarik. Sampai kemudian saya membacakannya dengan bersuara. Usai mengedit video, suami meralat keyakinannya. "Mari ngerungokno Ibu moco buku iki, tibakno luwih menarik timbang sing tak kiro. Padahal mbiyen aku tau sempet nyesel tuku buku iki," (Setelah mendengar Ibu membacakan ini, ternyata buku ini menarik. Padahal dulu aku sempat mengira salah beli), katanya. Sebentar, ini saya yang sedemikian keren, atau terlalu mempesona bacain penggalan bukunya? Haha! Selamat Latih Baca untuk Bicara Bagian 3, Netijen!