У нас вы можете посмотреть бесплатно Perkembangan Industri Rokok di Bangkalan Capai Hingga 120 Pabrik или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
VP: Angga | Rep: Ahmad Faisol TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN –Pejabat Fungsional Ahli Pertama Bea Cukai Madura mengungkapkan, saat pertama dirinya bertugas di Madura pada tahun 2018 silam, pabrik rokok resmi berizin atau legal kala itu terdata sekitar 50 unit. Hingga Bulan Mei 2023, perkembangannya sangat signifikan hingga mencapai sekitar 120 unit pabrik rokok resmi dan terdaftar. “Di Madura, penyerapan tenaga kerja produksi rokok sigaret kretek tangan mencapai 90-95 persen, berbeda dengan sigaret kretek mesin yang hanya sedikit menyerap tenaga kerja,” ungkap Tesar. Karena itu, lanjutnya, pihak Bea Cukai Madura berharap para pelaku industri rokok di Madura yang masih ilegal atau yang tidak ada pita cukai mulai mengurus kelengkapan perizinannya. Sehingga menjadi legal dan berpita cukai. “Otomatis orang-orang yang ikut bekerja di dalamnya ikut barokah. Untuk mengurus perizinan menjadi legal, mudah dan gratis. Karena produksi rokok memang sangat menyerap tenaga kerja,” ungkap Tesar. Ia menambahkan, Bangkalan meski bukan sebagai kabupaten penghasil tembakau tetapi tidak berarti tidak memiliki pabrik rokok legal dan terdaftar. Seperti di Kecamatan Blega dan satu pabrik rokok resmi lainnya berdiri di Kecamatan Modung. “Harapan kami ke depan bisa lebih berkembang karena Bangkalan merupakan daerah transit. Mobilitas pengiriman rokok menjadi mudah, kami membuka peluang seluasnya bagi siapa saja yang ingin mengusahakan hasil tembakau menjadi produksi rokok, bisa mengurus ke Bea Cukai Madura,” pungkas Tesar. #cukaiilegal #rokokilegal #homeindustrirokok #rokokmadura #tribunmadura #sampang #pamekasan #bangkalan #sumenep