У нас вы можете посмотреть бесплатно Dokumenter Lengkap | Sistem Kerja Kolonial di Sumatra (Palembang–Belawan) или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
⚠️ PERHATIAN UNTUK PENONTON: Selamat datang di tayangan arsip kolonial Nusantara awal abad ke-20, masa ketika kamera Eropa tidak hanya merekam proses industri dan lanskap alam, tetapi juga membingkai tanah jajahan sebagai ruang produksi, eksploitasi, dan jalur distribusi global. Film dalam dokumenter ini berasal dari koleksi Eye Filmmuseum (Amsterdam) dan merekam secara utuh rantai industri teh kolonial di Sumatra, meliputi Palembang, wilayah pedalaman Batak, kawasan Minangkabau, hingga Belawan (Deli) sebagai pelabuhan ekspor. 🎞️ Failure Channel mempersembahkan arsip langka berjudul: INDUSTRI TEH KOLONIAL DI SUMATRA (±1920-an) Dari Palembang, Pedalaman Batak & Minangkabau hingga Belawan Produksi, Tenaga Kerja, dan Distribusi Film ini direkam ketika sinema masih bisu, namun sudah mampu mendokumentasikan sistem industri besar yang menghubungkan tanah, tenaga manusia, mesin, dan pasar dunia. 🎬 KREDIT FILM & ARSIP Sumatra ±1920-an – Produksi Hindia Belanda Produksi: Perusahaan kolonial & lembaga dokumentasi industri Arsip: Eye Filmmuseum – Amsterdam Kurasi & Narasi Ulang: Failure Channel 🎬 TENTANG VIDEO: Dokumenter ini mengikuti alur nyata produksi teh kolonial di Sumatra, dimulai dari Palembang sebagai simpul awal distribusi, kemudian bergerak ke wilayah pedalaman Batak dan Minangkabau, tempat perkebunan dan pabrik teh beroperasi, hingga berakhir di Pelabuhan Belawan (Deli) sebagai pintu ekspor ke pasar internasional. Bagian Pertama — Palembang & Jalur Awal Distribusi Palembang ditampilkan sebagai simpul awal jaringan kolonial: ° Aktivitas sungai dan jalur darat ° Infrastruktur penghubung pedalaman Sumatra ° Peran Palembang dalam sistem distribusi hasil bumi Palembang direkam bukan sekadar kota, melainkan titik masuk sistem ekonomi kolonial ke Sumatra. Bagian Kedua — Perkebunan Teh di Pedalaman Batak & Minangkabau Rekaman menunjukkan tahapan awal industri teh di wilayah pegunungan: ° Pembukaan dan pengolahan lahan ° Pekerja Batak mendirikan pondok kerja sementara ° Aktivitas tenaga kerja lokal di kawasan Minangkabau ° Pembibitan dan penanaman teh ° Pemangkasan dan perawatan kebun ° Pemetikan daun teh oleh pekerja perempuan ° Penimbangan hasil petikan langsung di kebun Di sinilah terlihat jelas bahwa industri ini bertumpu pada kerja manual yang panjang, berulang, dan lintas etnis lokal. Bagian Ketiga — Pabrik Teh & Proses Industri Daun teh memasuki ruang industri: ° Pengangkutan mekanis ke lantai atas ° Pelayuan (verflenszolder) ° Penggulungan ° Pemecahan gumpalan (ballenbreken) ° Fermentasi ° Pengeringan dengan mesin Empire ° Sortasi manual oleh pekerja perempuan ° Penapian (wannen) ° Penyortiran di meja kerja Proses ini memperlihatkan perpaduan mesin dan kerja manusia, dengan ketelitian perempuan sebagai penentu mutu akhir. Bagian Keempat — Kontrol Mutu & Pengemasan Tahap akhir sebelum distribusi: ° Perakitan peti teh ° Pengisian dan penutupan peti ° Pemberian tanda dan cap ° Pencicipan teh oleh administrator di kantor Di sini terlihat jelas pemisahan peran kolonial: kerja lapangan dan pabrik berakhir di meja administrasi. Bagian Kelima — Distribusi ke Belawan (Deli) ° Peti-peti teh dimuat ke truk ° Diangkut ke stasiun kereta api ° Dikirim dengan kereta menuju Pelabuhan Belawan (Deli) ° Siap diekspor ke pasar internasional Dari kebun di Sumatra, teh bergerak menuju dunia. 📍 APA YANG ANDA TEMUI DI VIDEO INI: ° Arsip otentik industri teh kolonial ° Peran besar pekerja perempuan ° Kontribusi masyarakat Batak dan Minangkabau ° Hubungan kebun, pabrik, rel, dan pelabuhan ° Sistem distribusi kolonial dari pedalaman ke laut ° Sejarah ekonomi Nusantara sebelum kemerdekaan ⚠️ DISCLAIMER: Film ini ditayangkan dalam bentuk aslinya. Beberapa visual dan sudut pandang merefleksikan nilai kolonial yang tidak sejalan dengan kemanusiaan masa kini. Eye Filmmuseum menyimpan arsip ini demi keutuhan sejarah. Failure Channel menayangkannya sebagai ruang refleksi, bukan glorifikasi kolonialisme. 📢 MARI BERDISKUSI: Menurut Bang, siapa yang paling diuntungkan dari industri teh kolonial ini? Apakah keluarga Bang—baik dari Palembang, Minangkabau, Batak, atau wilayah lain— memiliki cerita tentang kerja di perkebunan atau pabrik? Tulis di kolom komentar. Sejarah hidup ketika dibicarakan. 🔥 SUBSCRIBE & AKTIFKAN LONCENG untuk dokumenter arsip sejarah visual lainnya. 🔴 Failure Channel – Menghidupkan Sejarah Lewat Gambar failurechannel #ArsipKolonial #TehKolonial #SumatraTempoDulu #PalembangTempoDulu #MinangkabauTempoDulu #Belawan #FilmArsip #EyeFilmmuseum #SejarahIndonesia #DokumenterSejarah