У нас вы можете посмотреть бесплатно Belajar Agama Tanpa Guru? Hati-Hati Gurunya Setan! Penjelasan Tegas Abah Guru Zuhdi или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Dalam pengajian malam Ahad ini, KH. Zuhdiannoor (Guru Zuhdi) membahas tuntas tentang Adab Menuntut Ilmu. Beliau menekankan bahwa Al-Qur'an dan Hadits tidak bisa dipahami hanya dengan akal sendiri atau terjemahan semata. Diperlukan Guru yang bersanad (memiliki rantai keilmuan) yang bersambung hingga Rasulullah SAW untuk membuka rahasia dan pemahaman yang benar. Beliau mengutip kaidah masyhur: "Man lam yakun lahu syaikhun fasyaythanu syaikhuhu" (Barangsiapa yang tidak memiliki guru, maka gurunya adalah setan). Guru Zuhdi juga mengingatkan bahaya Sombong & Debat (Jidal). Orang yang baru belajar seringkali merasa paling benar, suka menyalahkan orang lain, dan hobi berdebat. Padahal, ilmu seharusnya membuat seseorang semakin tawadhu (rendah hati) dan fana (lebur) di hadapan gurunya. "Jangan merasa diri hebat, ilmu yang ada di dada kita hanyalah titipan tinta dari Guru kita," nasihat beliau. Sebagai penguat tentang pentingnya Wasilah (perantara) Guru, beliau menceritakan kisah karomah Syekh Seman Al-Madani. Ada seseorang yang selamat dari kapal karam karena memanggil nama Syekh Seman (tawassul), yang menunjukkan bahwa pertolongan Allah bisa datang melalui perantara orang-orang shaleh yang kita cintai. Poin Belajar dalam Video Ini: • Bahaya Belajar Otodidak: Menafsirkan Al-Qur'an/Hadits dengan akal sendiri tanpa bimbingan guru bisa menjerumuskan ke dalam kesesatan (Neraka). • Pentingnya Sanad: Ilmu agama harus diambil dari guru yang jelas gurunya, sambung-menyambung hingga Nabi Muhammad SAW. • Adab Murid: Hilangkan perasaan "Aku Alim/Hebat". Pandanglah bahwa segala pemahaman adalah berkat bimbingan Guru (Fana fir-Rasul). • Kisah Syekh Seman: Bukti karomah wali dan bolehnya bertawassul (menjadikan orang shaleh sebagai perantara doa) saat dalam bahaya. Timestamps: 00:00 - Mukadimah 00:30 - Bahaya Orang Baru Belajar Fikih tapi Suka Berdebat 06:30 - Larangan Menafsirkan Quran dengan Akal Sendiri (Otodidak) 12:10 - "Barangsiapa Tidak Punya Guru, Gurunya adalah Setan" 20:30 - Analogi Belajar: Seperti Mobil Mewah Tanpa Kunci 27:20 - Jangan Memuji Diri Sendiri (Ujub): Ilmu Kita Adalah Milik Guru 35:30 - Kisah Karomah Syekh Seman Selamatkan Kapal Karam 41:30 - Jika Belum Ketemu Guru Mursyid, Perbanyak Shalawat Mari cari guru yang bersanad dan muliakan mereka agar ilmu kita berkah. Tekan tombol LIKE jika setuju dengan nasihat ini, SHARE ke teman-teman penuntut ilmu, dan SUBSCRIBE untuk kajian Guru Zuhdi lainnya. Narasumber: Almarhum KH. Zuhdiannoor (Abah Guru Zuhdi) Alfatihah untuk beliau. Ceramah Guru Zuhdi tentang bahaya belajar agama tanpa guru, pentingnya sanad ilmu, larangan sombong dan debat, kisah karomah Syekh Seman, dan adab murid terhadap guru. #GuruZuhdi #AdabMenuntutIlmu #SanadIlmu #BahayaTanpaGuru #AbahGuruZuhdi #KajianBanjar #SyekhSeman #Tawadhu