У нас вы можете посмотреть бесплатно Respons Istana Soal Penangkapan Bupati Pati dan Wali Kota Madiun dalam OTT KPK или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk mendapatkan pengalaman baru. WARTAKOTALIVE.COM - Istana melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengaku prihatin dengan terjaringnya dua kepala daerah dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (19/1/2026) kemarin. Dua kepala daerah yang dijaring lembaga antirasuah tersebut yakni Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo. "Ya pertama tentunya kita prihatin ya, kembali terjadi operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh kepala daerah," kata Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, (20/1/2026). Menurut Prasetyo masih adanya kepala daerah yang terjaring OTT membuktikan bahwa masalah korupsi masih menjadi pekerjaan rumah yang sangat besar. Oleh karena itu Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai forum sering mengingatkan akan bahayanya korupsi. "Yang harus bersama-sama kita perangi gitu. Berkali-kali juga dalam berbagai forum Bapak Presiden terus mengingatkan hal tersebut," katanya. Berita Selengkapnya klik tautan di bawah ini : https://wartakota.tribunnews.com/video Sumber: Tribunnews Editor Video: Galih Lungit Uploader: Galih Lungit #beritajakarta #beritaviral #wartakota