У нас вы можете посмотреть бесплатно Sejarah Inkado Di Sumatera Barat или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Karate adalah seni bela diri yang berasal dari Okinawa, jepang. Olah raga ini dipengaruhi seni bela diri kenpo yang berasal dari cina dan pertama kali diperkenalkan kepada warga jepang pada tahun 1916 oleh Sensei Gichin Funakoshi Secara Harafiah karate berarti tangan kosong Namun menurut Sensei Gichin Funakoshi, kata “kara” pada karate juga bisa diartikan sebagai sifat jujur dan rendah hati Terdapat juga etika mendasar pada karate dalam pengucapan salam Osh, Merupakan kependekan dari Oshinobu, yang dalam Bahasa jepang berarti pantang menyerah Sejatinya, karate sangat menjunjung tinggi hirarki Tidak hanya dalam penggunaan sabuk, hirarki merupakan tanda bahwa seorang karateka memiliki semangat dan penghormatan yang tinggi terhadap ilmu karate itu sendiri Di Indonesia, karate pertama kali dibawa oleh mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang Kembali ke tanah air setelah menyelesaikan Pendidikan di Jepang Prof. Dr. Drs. Raden Baud Abdul Djamil Adikusumo, Karjanto Djojonegoro, Mochtar Ruskan dan Ottoman Noh, mendirikan dojo di Jakarta dan memperkenalkan karate dengan aliran Shoto-kan di Indonesia Prof. Dr. Drs. Raden Baud Abdul Djamil Adikusumo Setelah lulus Sekolah Menengah Atas di Jakarta pada tahun 1955, Raden Baud dikirim belajar ke Jepang oleh Presiden Soekarno dan menyelesaikan pendidikannya pada tahun 1960 (menyelesaikan Pendidikan di jepang tahun 1960) Sepulang dari Jepang, Raden Baud diminta mengajar ilmu karate di instansi militer Indonesia Pada 10 Maret 1964, beliau mendirikan Persatuan Olahraga Karate-Do Indonesia (PORKI) di Jakarta Yang berkembang, dan berubah nama menjadi Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) pada tahun 1972 Sebagai kelanjutan sejarah berdirinya Persatuan Olahraga Karate-Do Indonesia (PORKI). Pada tanggal 18 Maret 1972, INKADO (Indonesia Karate-Do) berdiri, diprakarsai Prof. Dr. Drs. Raden Baud Abdul Djamil Adikusumo di Jalan Cidodol Nomor 11, Kebayoran Lama, Jakarta Untuk jangka waktu yang tidak ditentukan dan disahkan pada tanggal 21 November 1972 di Jakarta Lahirnya Indonesia Karate-DO (INKADO) adalah karena merasa terpanggil untuk menyumbangkan dharma bakti guna terwujudnya cita-cita Bangsa dan Negara. Khususnya dalam bidang olahraga dan beladiri untuk meningkatkan kemampuan dan ketahan bangsa. Pergururan INKADO merupakan wadah Latihan fisik dan mental baja serta penempatan diri dengan penuh kesadaran, itikad baik serta dengan bertanggung jawab terhadap cita-cita bangsa yang tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dalam rangka pembangunan Bangsa dan Manusia Indonesia Seutuhnya Perkembangan Indonesia Karate-Do (INKADO) akhirnya sampai ke Sumatera Barat pada tahun 1988 Adalah Sensei Amrius dan Sensei Topit Taib yang mendirikan INKADO di Sumatera Barat Bertempat tinggal di Jorong Lawang, Nagari Lawang Mandahiliang, Kecamatan Salimpaung. Sensei Amrius dan Sensei Topit Taib merupakan putra asli Tanah Datar. Pada tahun 1989, Federasi Olahraga Karate Indonesia berdiri di Sumatera Barat dengan Sensei Topit Taib menjadi Ketua Umum Pertama FORKI Sumatera Barat Hingga sekarang, INKADO terus berkembang dengan tetap meneruskan cita-cita pendiri INKADO, Prof. Dr. Drs. Raden Baud Abdul Djamil Adikusumo dengan moto INKADO, Semangat, tekat, disiplin, dan kejujuran adalah tenaga dahsyat Project By : Jili Design #Jilidesign #karate #inkado #sejarahkarate #sejarah #sumaterabarat