У нас вы можете посмотреть бесплатно Bahaya "Kotak Hitam"! Mengapa Indonesia Harus Mandiri Drone Sekarang Juga? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Era perang modern di Ukraina dan Timur Tengah telah membuktikan bahwa saturasi drone murah mampu melumpuhkan aset bernilai tinggi. Indonesia kini tengah serius menggarap Doktrin "Mata Tuhan" untuk menjaga kedaulatan dari Natuna hingga Papua. Namun, tantangan besar menanti: mulai dari stagnasi proyek Elang Hitam hingga ketergantungan pada sensor dan mesin impor. Video ini membedah secara mendalam bagaimana Indonesia beralih dari model "Beli Putus" ke skema Joint Venture dengan Turki demi mendapatkan akses source code. Kita juga akan membahas peran Link ID dari PT Len sebagai bahasa komunikasi tunggal yang aman dari penyadapan asing. Simak peta jalan evolusi produk PTDI hingga tahun 2034 yang mencakup teknologi Swarm dan Stealth. Mari Berdiskusi: 1. Menurut Anda, apakah skema Joint Venture dengan Turki adalah jalan pintas terbaik dibandingkan mengembangkan drone lokal dari nol? 2. Seberapa optimis Anda melihat PTDI mampu mewujudkan teknologi Swarm Munition pada tahun 2030 nanti? 3. Apakah Link ID cukup kuat untuk melindungi data intelijen kita dari risiko backdoor sistem asing? Source: Kemhan RI, PT LEN, PT Dahana, dan berbagai laporan media lainnya #TeknologiMiliter #DroneIndonesia #TNI #Geopolitik #PTDI #Alutsista #MataTuhan #DroneTempur #KedaulatanNegara #PertahananNasional #UAV #MilitaryAnalysis