У нас вы можете посмотреть бесплатно MV Perusak persaudaraan или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Video ini adalah klip musik yang menyajikan visual kuat untuk lagu yang bertema pengkhianatan dan runtuhnya nilai-nilai persaudaraan. Dimulai dengan adegan langit senja yang indah namun berubah menjadi merah "darah," video ini secara metaforis menggambarkan awal janji suci yang kemudian ternoda. Montase cepat memperlihatkan orang-orang berseragam yang gagah namun dengan tatapan kosong, kontras dengan citra sesepuh yang bijaksana dan pesan-pesan moral yang terlupakan. Video ini mencapai puncaknya dengan adegan-adegan yang penuh emosi, menampilkan kekerasan dan arogansi yang menggantikan latihan fisik, serta simbol-simbol kehormatan yang dicoret atau hancur. Visual akhir menunjukkan jalan terang yang terpecah menjadi jalan-jalan gelap, menggambarkan kehancuran yang tak terhindarkan. Pada akhirnya, video ditutup dengan citra sampah dan orang-orang yang saling menjauh, menyisakan pesan yang menyedihkan tentang akibat dari ego dan amarah yang semu. lirik lagu : (verses 1) Bulan Agustus, langit merona merah Bukan karena senja, tapi darah yang pecah Janji persaudaraan, diikat tali suci Kenapa kini kau rusak, kau nodai? (Chorus) Kau pakai seragam, lambang di dada kau pamerkan Tapi kau lupa, pesan-pesan para sesepuh Kau berani pukul, kau berani lawan Kau kira ini geng? Kau kira ini preman? (Verse 2) Di lapangan, di gedung, di desa, di kota Bukan latihan fisik, tapi arogansi yang kau bawa Kau ajari adab, kau ajari tata krama Tapi kelakuanmu sendiri, tak mencerminkan satria (Chorus) Kau pakai seragam, lambang di dada kau pamerkan Tapi kau lupa, pesan-pesan para sesepuh Kau berani pukul, kau berani lawan Kau kira ini geng? Kau kira ini preman? (Bridge) Dulu ulama, kiai, jadi panutan Sekarang yang kau tiru, cuma emosi dan kebencian Kau coreng nama baik, kau rusakkan citra Kau jadikan persaudaraan, arena adu domba (Outro) Hati-hati, wahai oknum, jangan mudah tertipu Oleh nafsu amarah, oleh ego yang semu Kembali ke jalan benar, ke ajaran sejati Atau kau akan jadi sampah, di mata saudara sendiri #ai #music #persaudaraantanpabatas