У нас вы можете посмотреть бесплатно Tangis Selebgram Nabilah O'brien Korban Pencurian Jadi Tersangka Usai Unggah CCTV Restoran или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
JAKARTA, KOMPAS.TV Selebgram Nabilah OBrien mengaku ditetapkan sebagai tersangka setelah mengunggah rekaman CCTV dugaan kasus pencurian di restorannya di Jakarta Selatan. Nabilah akhirnya buka suara melalui akun Instagramnya, @nabobrien. "Saya korban pencurian yang menjadi tersangka di Bareskrim Polri. Saya diam selama lima bulan karena saya takut untuk bersuara dan berbicara," ujar Nabilah. Nabilah juga mengatakan bahwa dirinya diminta untuk mengakui bahwa apa yang diungkapkan di CCTV adalah fitnah, serta diminta membayar Rp1 miliar. Ia berharap Komisi III DPR RI hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit dapat memberikan kepastian hukum. Diketahui, kasus ini bermula pada 20 September 2025. Saat itu terjadi keributan pasangan suami istri (pasutri) di restoran milik Nabilah. Pasutri tersebut tidak sabar menunggu karena pesanan makanannya belum tiba, sehingga masuk ke area dapur dan memaki kepala staf dapur restoran. Pasca keributan, pasutri tersebut justru membawa pergi bungkus makanan dan minuman tanpa membayar. Staf restoran sempat mengejar pasutri tersebut, namun malah diancam sebelum mereka kabur. Pengacara Nabilah menjelaskan, Nabilah telah melaporkan pasutri tersebut dan keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. Rekaman CCTV sempat viral, namun pasutri tersebut melayangkan somasi dan mengancam akan melaporkan balik serta menuntut ganti rugi Rp1 miliar. Karena tidak mendapat respons, pasutri itu kemudian melaporkan Nabilah dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Pengacara Nabilah mengatakan akan menggelar konferensi pers terkait kasus ini pada Jumat (6/3/2026) besok. Video Editor: Lintang Amiluhur Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/655019...