У нас вы можете посмотреть бесплатно Tuding Rismon di Drop Out Universitas Jepang, Begini Rekam Jejak Andi Azwan Ketua Jokowi Mania или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua relawan Jokowi Mania, Andi Azwan, mengungkap dugaan ahli digital forensik, Rismon Sianipar, membuat surat kematian palsu dirinya sendiri untuk menghindari denda pengembalian beasiswa dari pemerintah Jepang. Andi Azwan menjelaskan bahwa ijazah S2 dan S3 milik Rismon Sianipar dari Universitas Yamaguchi Jepang diduga palsu. Ia menuturkan Rismon Sianipar mendapat Monbukagakusho, beasiswa dari pemerintah Jepang melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olah Raga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang, tetapi tidak sampai selesai. Atas hal tersebut, lanjut Andi, Rismon Sianipar harus membayar denda pengembalian beasiswa dari pemerintah Jepang itu. Untuk menghindari denda pengembalian beasiswa tersebut, kata Andi, Rismon Sianipar diduga membuat surat kematian dirinya sendiri. "Kami duga (Rismon Sianipar) memang menerima namanya beasiswa Monbukagakusho tapi tidak selesai atau juga dikatakan DO (drop out)," kata Andi Azwan, Kamis (5/3/2026). "Itu ada konsekuensinya yaitu harus membayar denda karena itu menerima beasiswa dari pemerintah Jepang." "Ini masih dugaan. Surat kematian yang dibuat oleh Rismon untuk menghindar pembayaran denda pengembalian," imbuhnya. Lebih lanjut, Andi Azwan membeberkan beberapa indikasi dugaan ijazah palsu Rismon Sianipar, salah satunya adalah kawan Roy Suryo tersebut tidak bisa berbahasa Jepang. "Saya ketika waktu di Rakyat Bersuara melihat satu simpel saja Rismon tidak bisa berbicara bahasa Jepang yang sangat simpel sekali," kata Andi. "Seharusnya semua alumni dari universitas yang kuliah di Jepang itu mampu berbicara bahasa Jepang yang sangat simpel, katakanlah N5 itu sudah bisa," sambungnya. Indikasi kedua dugaan ijazah palsu Rismon Sianipar terlihat saat Rismon menunjukkan ijazahnya tetapi marah. "Ketika dia (Rismon Sianipar) tunjukkan ijazah itu, dia begitu marah untuk itu," ujarnya. "Jadi saya bisa menebak juga bahwasanya ijazah yang dibuat itu adalah palsu karena itu adalah kertas HVS bukan yang berwarna kuning dari serat bambu itu," jelasnya. Lantas, seperti apakah sepak terjang Andi Azwan? Berikut rekam jejaknya. Rekam Jejak Andi Azwan Andi Azwan adalah Ketua Umum Jokowi Mania (JoMan). JoMan merupakan organisasi relawan yang mendukung Jokowi sejak masa kampanye hingga pemerintahan era Jokowi berlangsung. Dikutip dari situs Fraksi Nasdem DPR RI, Andi Azwan lahir di Jakarta pada 6 Juni 1968. Saat ini, Andi Azwan telah berumur atau berusia 57 tahun. Andi adalah lulusan Diploma Kajian Sastra dan Budaya Jepang di Universitas Padjadjaran (Unpad). Ia juga telah merampungkan studi S1 Manajemen Bisnis di University of The City of Manila. Selain itu, dan S2 Master of Business Administration di universitas yang sama. Nama lengkap berikut dengan gelarnya yaitu Andi Azwan, BBUS., MBA. Andi Azwan pernah terjun ke dalam dunia politik. Ia pernah meramaikan kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2012 sebagai relawan. Kala itu, Andi Azwan terlibat dalam tim pemenangan Jokowi–Ahok di bidang sosialisasi dan kampanye. Setelah itu, Andi Azwan bergabung dengan Partai NasDem pada tahun 2013. Saat itu, Andi maju menjadi Caleg Dapil Jateng VIII (Banyumas–Cilacap) dan anggota korwil pemenangan Pilpres 2014 wilayah Jawa Tengah. Saat ini, Andi Azwan aktif sebagai salah satu figur vokal di relawan Jokowi Mania. Ia juga dikenal konsisten membela Jokowi yang sedang diterpa kasus ijazah palsu. Andi Azwan dan sejumlah pihak dari Peradi Bersatu telah melaporkan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya, Jumat (13/2/2026). Andi Azwan cs menuding ijazah magister (S2) dan doktoral (S3) milik Rismon yang diterbitkan oleh Universitas Yamaguchi adalah palsu. Kubu Andi Azwan menyebut polisi telah menerima dan siap melanjutkan proses penyelidikan terkait dugaan pemalsuan ijazah oleh Rismon Sianipar ini. Andi Azwan cs juga telah menyerahkan sejumlah bukti elektronik dan juga keterangan dari Yamaguchi University Jepang. Penggugat dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo ini dilaporkan atas beberapa pasal. Di antaranya dugaan pemalsuan surat dan dokumen berdasarkan KUHP baru serta dugaan penggunaan ijazah palsu berdasarkan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. SDN Pinangsia XI, Jakarta (1975-1981) SLTP, SMP 22, Jakarta (1981-1984) SLTA, SMAN 2, Jakarta (1984-1987) Diploma, Universitas Padjajaran, Bandung (1989-1992) S1, University of the City of Intramuros, Manila (1995-1997) S2, University of City of Manila, Intramuros, Manila (1997-1998) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rekam Jejak Andi Azwan, Ketua Jokowi Mania yang Sebut Rismon Sianipar Buat Surat Kematian Palsu, https://www.tribunnews.com/nasional/7.... Editor Video: Anggraini Puspasari Uploader: Fitriana SekarAyu