У нас вы можете посмотреть бесплатно NOSSTRESS - KEKERASAN STRUKTURAL - OFFICIAL VIDEO LYRIC & AUDIO или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
NOSSTRESS - KEKERASAN STRUKTURAL - OFFICIAL VIDEO LYRIC & AUDIO Audio Credit : Written by Man Angga Performed by Nosstress Produced by Fendy Rizk Co produced by Guna Warma, Fendy Rizk, Noriz Kiki and Gede Yudis Guitars and vocals by Man Angga Contra Bass, Lead Guitar and backing vocals by Fendy Rizk Drums by Noriz Kiki Keyboard by Gede Yudis Recorded at Taman Bermain Nosstress Mixing and mastering by Deny Surya at Posko Studio Video by Baskara Putra Lyric Kuberdiri sore itu di depan rumahku Lihat burung, lihat awan, lihat apa saja Yang lewat Yang sempat Kumengintip matahari yang pelan menghilang Dari sela tiang listrik miring dan juga kabelnya Semrawut Berglayutan Terpampang spanduk besar Dia beri tulisan "Awas bahaya tiang listrik miring! Awas bahaya kabel listrik, setrum!" Warga juga diminta Belajar melihat keindahan dari kekacauan Jangan mengeluh tetaplah bersyukur Aku berjalan ke tanah lapang di seberang rumah Lihat bunga, lihat rumput, lihat apa saja Yang tumbuh Yang teduhkan Aduh kasihan si putri malu dan bunga ungunya Dijejali dengan sampah yang semakin liar Dibuang Sembarangan Terpampang spanduk besar Dia beri tulisan "Barangsiapa buang sampah di sini, akan terjerat pasal sekian, denda sekian ratus ribu sekian-sekian" Oh seram Sudah diperingatkan Berminggu t'lah berlalu Tiang listrik makin miring awas tertimpa resiko sendiri Kabel makin semrawut, berglayut, awas kepalamu tersangkut Sampah kian bertumpuk-tumpuk bagai kebohonganmu Warga juga diminta belajar melihat keindahan dari kekacauan Jangan mengeluh, tetaplah bersyukur Hei! Tapikan aku manusia kupakai logika Saksikan semua aku tak sanggup tuk mensyukurinya Apalagi tak mengeluh Walau tetap diminta belajar melihat keindahan dari kekacauan Jangan mengeluh, tetaplah bersyukur Jangan protes! Mengganggu ketenangan Warga tetap diminta belajar melihat keindahan dari kekacauan Jangan mengeluh, tetaplah bayar Beli, beli, beli Bayar, bayar nanti Hutang Bayar, bayar nanti Nanti-nanti Nanti sampai mati