У нас вы можете посмотреть бесплатно PENETAPAN 1 SYAWAL, MENGAPA HARUS MENGGUNAKAN RUKYAT GLOBAL? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Ini tentang kaum muslimin yg dulu pernah hidup dalam naungan satu atap, dari Maroko sampai Merauke. Dahulu menghitung bersama, merukyat bersama, bersepakat bersama, mengawali Ramadhan bersama, merayakan Idul Fitri bersama, Idul Adha bersama, tanpa perbedaan, dalam satu kepemimpinan Daulah Islam. Karena saat ini kaum muslimin di seluruh penjuru dunia belum dinaungi kembali oleh Khilafah Islam, maka wajar jika masing-masing kita menempuh jalan penentuan yg dianggap lebih tepat. Bukan karena Islam kita yg berbeda, namun karena kita belum dipersatukan kembali dalam naungan institusi Islam yg hakiki. SEKILAS TENTANG RUKYAT GLOBAL: Rukyat global adalah satu rukyat berlaku untuk seluruh negeri kaum muslimin, ini berdasarkan pendapat jumhur ulama madzhab. Karena sesuai pendapat jumhur ulama, jika di satu negeri hilal tidak terlihat, seharusnya menunggu info dari wilayah sebelah barat. Sementara kalau mau menggunakan rukyat lokal, berdasarkan pendapat Imam Syafii, seharusnya menganut konsep matlak 24 Farsakh/ 133km. Jika mengikuti rukyat lokal sesuai madzhab Syafi'i maka Indonesia yang panjangnya 5200km maka harus terbagi menjadi 39 matlak. Artinya dimungkinkan adanya perbedaan tiap matlak. Namun kenyataannya Indonesia malah bisa menyatukan dari Sabang sampai Merauke (39 matlak). Ini yang tidak ada dalilnya. Penyatuan Nasional ini disebut Wilayatul hukmi (wilayah kesamaan hukum negara berdasarkan batas nasionalisme). Perbedaan dalam ibadah itu biasa terjadi, tapi mesti dengan landasan dalil syar’i. Perbedaan karena nasionalisme, ini perbedaan yang tertolak, tidak bisa diterima sama sekali. Konsep negara bangsa memang sukses menghancurkan umat Islam dalam seluruh aspeknya.. Narasumber: Ustadz Ir HM Gelorawan Moentoro #rukyatulhilal #metodehisab #ramadhan1443h #rukyatglobal