У нас вы можете посмотреть бесплатно Fakta Ibu Tiri yang Aniaya Anak hingga Tewas, Sempat Lolos dari Penjara Berkat Aksi Bersimpuh или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Tragedi kematian NS (12) dengan kondisi tubuh penuh luka bakar di Jampang Kulon, Sukabumi, ternyata merupakan "puncak gunung es". Sang ayah, Anwar Satibi (38), mengungkap bahwa setahun lalu sang istri nyaris mendekam di penjara akibat menyiksa NS, namun selamat berkat aksi bersimpuh mohon ampun. Di Instalasi Gawat Darurat (IGD), menurut Anwar, anaknya sempat memberikan keterangan saat ditanya mengenai penyebab luka yang dialaminya. Korban mengaku disuruh ibu tirinya minum air panas. NS kemudian menjalani perawatan intensif dan dipindahkan ke ruang ICU. Namun tak lama setelah itu, nyawanya tidak tertolong. Sekitar satu tahun lalu, Anwar sempat melaporkan istrinya ke Polres Sukabumi. Saat itu, ia sudah tidak tahan melihat penderitaan NS yang badannya penuh luka lebam akibat dipukul benda tumpul oleh sang ibu tiri. Laporan polisi tersebut nyaris membuat sang ibu tiri masuk penjara. Namun, perkara terhenti setelah muncul mediasi yang difasilitasi tokoh masyarakat. Saat itulah, sang istri mengeluarkan jurus sandiwara untuk meluluhkan hati Anwar. Istrinya saati itu bahkan sampai sujud memohon agar tak melaporkannya dan berjanji hendak tobat dan berperilaku baik. Hingga akhirnya terjadi perdamaian. Kesepakatan damai itu kini disesali Anwar karena ternyata sang istri hanya melakukan "tobat sambal". Anwar menyebut kekerasan setahun lalu dipicu oleh perselisihan antara NS dan anak angkat sang istri. Setiap kali ada konflik antar-saudara, sang ibu tiri selalu memposisikan NS sebagai sasaran amuk demi membela anak angkatnya. Kini, setelah NS meninggal dunia dengan kondisi melepuh yang mengerikan, Anwar tidak ingin lagi tertipu oleh air mata sang istri. Ia meminta polisi menggunakan laporan lama yang belum dicabut sebagai dasar untuk memberatkan hukuman pelaku. (Tribun-Video.com) https://jabar.tribunnews.com/jabar-re... Program: Live Tribunnews Update Host: Rima Anggi Editor Video: Rahmat Gilang Maulana Reporter: Rizal Jalaludin