У нас вы можете посмотреть бесплатно Dalam Kelemahan, Kuasa Tuhan Menjadi Sempurna | 2 Kor 12:9-10 | Morning Spirit - 27 Februari 2026 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
DALAM KELEMAHAN KITA KUASA TUHAN MENJADI SEMPURNA 2 Korintus 12:9-10 (9)Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. (10)Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat. Dunia mengajarkan kepada kita, ”tunjukkanlah kekuatanmu supaya orang menghargaimu dan sembunyikanlah kelemahanmu supaya engkau terlihat kuat.” Memang kebanyakan manusia secara natural ingin terlihat kuat, berhasil dan mandiri. Tetapi firman Tuhan melalui rasul Paulus justru berkata sebaliknya : rasul Paulus bermegah dalam kelemahan. Karena rasul Paulus mengerti dan mengalami, bahwa dalam kelemahan-nya kuasa Kristus nyata sepenuhnya dalam hidup-nya. Pada saat ini dari kitab 2 Korintus 12:9-10 kita akan belajar: 3 Kebenaran dengan tema Dalam Kelemahan kita Kuasa Tuhan menjadi Sempurna. PERTAMA Kasih karunia Tuhan lebih dari cukup di tengah kelemahan kita. 2 Korintus 12:9a Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu Kata ”cukuplah” yun: ”arkei” artinya: “memadai, mencukupi sepenuhnya, tidak ada yang kurang sedikit pun.” Konteks ayat ini rasul Paulus sudah tiga kali berdoa agar duri dalam dagingnya diambil, tetapi Tuhan tidak menghilangkan masalah itu, melainkan memberi kasih karunia kepadanya. Jadi kita harus ingat, bahwa Tuhan tidak selalu mengubah keadaan kita, tetapi yang pasti Tuhan akan selalu mencukupkan kita di dalam segala keadaan, bila kita sungguh-sungguh percaya dan berharap kepada-Nya. Firman Tuhan yang kita pelajari saat ini menunjukkan bahwa : Kasih karunia Tuhan bukanlah cadangan darurat bila kita memerlukannya, tetapi ini adalah sumber berkat hidup yang terus menerus akan kita alami bila kita sungguh-sungguh bersandar kepada Tuhan Allah yang kita kenal dalam nama Tuhan Yesus. Saat kita menghadapi masalah atau duri dalam daging itu bukan berarti Tuhan Allah meninggalkan kita, melainkan ini adalah tempat Kasih Karunia Tuhan bekerja paling nyata dalam kehidupan kita orang-orang percaya, karena Kasih Karunia Tuhan lebih dari cukup dalam kehidupan kita. KEDUA Kuasa Tuhan Yesus menjadi sempurna dalam kelemahan kita. 2 Korintus 12:9b …sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. Kata ”menjadi sempurna” yun: ”teleitai” artinya: “mencapai tujuan sepenuhnya.” Jadi kuasa Tuhan bukan Menjadi nyata saat kita kuat, tetapi : -Kuasa Tuhan nyata saat kita tidak mampu lagi untuk mengandalkan kekuatan diri sendiri. -Kuasa Tuhan nyata saat kita berhenti membanggakan kemampuan diri sendiri. -Kuasa Tuhan nyata saat kita sungguh-sungguh sepenuhnya bergantung kepada Tuhan Yesus. Saat kita lemah tidak dapat lagi mengandalkan dan membanggakan kemampuan diri sendiri, maka ini membongkar semua kesombongan rohani kita, dan membuka jalan bagi Kuasa Tuhan Yesus, bekerja dan memberkati hidup kita. Ketika baterai handphone kita melemah maka harus kembali di charger dengan aliran listrik, demikianlah pula hidup kita, saat kita lemah kita harus diisi oleh kuasa Tuhan Yesus, melalui doa, Firman Tuhan dan ibadah penyembahan kepada Tuhan Yesus. Dalam kelemahan kita kuasa Tuhan menjadi sempurna, sebagai orang percaya kita harus bersikap: KETIGA Senantiasa bermegah dalam kelemahan kita Demi Kristus Tuhan. 2 Korintus 12:10 Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat. Dalam ayat ini rasul Paulus tidak menjelaskan, bahwa ia menikmati semua penderitaannya, tetapi ia menerima penderitaan itu demi Kristus Tuhan. Rasul Paulus menyebutkan semua penderitaannya demi Kristus, yaitu : -Kelemahan -Siksaan -Kesukaran -Penganiayaan dan -Kesesakan Semua kelemahan dan penderitaan itu menjadi sarana untuk kemuliaan Kristus Tuhan, rasul Paulus berkata : ”Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.” Jadi mulai saat ini janganlah kita malu dengan kelemahan kita, tetapi bawalah semuanya itu kepada Tuhan Yesus dan berhenti lah mengandalkan kekuatan diri sendiri tetapi kita mulai bersandar sepenuhnya kepada kasih karunia Kristus dan kita akan melihat bahwa : sebab jika kita lemah, maka kita kuat dalam kuasa Kristus Yesus yang turun menaungi kita. Pdt. Iwan Yafrin Simbolon #MorningSpirit #RenunganPagi #iwanyafrinsimbolon Questions? contact via Whats App: http://wa.me/628981200020 Email: gbaptispertama@gmail.com Instagram: / fbcbandung Facebook Page: / firstbaptistbandung Website: http://idc.church IMPACTING THE WORLD THROUGH BIBLICAL DISCIPLESHIP iPraise, iDisc, iSend