У нас вы можете посмотреть бесплатно Perjalanan ke Negeri di Balik Awan – Tembagapura, Papua | Hidden Paradise или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Perjalanan ini dimulai dari lowland, saat kami bersiap menempuh perjalanan menuju Tembagapura — negeri di balik awan. Selama kurang lebih dua jam lebih di perjalanan, kami melewati jalanan berliku, hutan lebat, lembah dalam, serta tebing curam yang memanjakan mata. Semakin naik, udara terasa semakin dingin, kabut mulai turun perlahan, dan awan seakan semakin dekat. Kami sempat singgah di Hidden Valley untuk beristirahat dan makan siang. Di tempat ini, suasananya begitu tenang, dikelilingi pegunungan dan hamparan hijau yang menyejukkan. Setelah cukup beristirahat, perjalanan kembali dilanjutkan menuju Mile 68, kota Tembagapura. Hari pertama di Tembagapura, saya langsung ikut ayah berangkat ke kantor di Mile 700. Di sini, saya berkesempatan melihat langsung berbagai area kerja di departemen tempat ayah bertugas. Dari dekat, saya bisa menyaksikan bagaimana aktivitas operasional berjalan, suasana kerja yang rapi dan disiplin, serta lingkungan pegunungan yang begitu khas dan menenangkan. Pengalaman sederhana, tapi sangat berkesan karena bisa melihat langsung keseharian ayah di tempat kerjanya. Di hari berikutnya, saya diajak berkeliling kota Tembagapura. Kami menyusuri kawasan perumahan, barak, hingga area rumah para petinggi Freeport. Kota kecil di tengah pegunungan ini terasa begitu tertata, bersih, dan tenang. Di setiap sudut, pemandangan pegunungan dan awan selalu menemani, membuat suasana terasa sangat damai. Malam harinya, kami kembali berkeliling kota. Meski hujan turun dan kabut mulai menyelimuti, suasana Tembagapura justru terasa semakin magis. Lampu-lampu kota yang temaram, udara dingin, serta jalanan yang lengang menciptakan nuansa yang tenang dan syahdu. Banyak momen indah yang berhasil saya abadikan lewat foto-foto, menjadi kenangan tak terlupakan dari negeri di balik awan. Keesokan paginya, kami mengawali hari dengan berolahraga ringan, bermain sepak bola di lapangan Sporthall Tembagapura. Udara pagi yang sejuk membuat aktivitas terasa lebih segar dan menyenangkan. Setelah itu, sekitar pukul 09.40, perjalanan dilanjutkan menuju area kerja concentrating di Mile 74 dan Mile 72. Di sana, saya bisa melihat langsung proses kerja di area produksi, menyaksikan bagaimana sistem dan teknologi berjalan dengan presisi tinggi. Kami juga berkesempatan menaiki tram atau kereta gantung Freeport. Dari ketinggian, pemandangan pegunungan, lembah, jalur tambang, dan hamparan awan terlihat begitu luas dan memukau. Rasanya seperti melayang di atas dunia lain. Setelah puas berkeliling dan menyerap banyak pengalaman baru, kami kembali ke mess untuk makan bersama, sebelum akhirnya bersiap turun kembali ke lowland, menuju Timika. Meski singkat, perjalanan ini penuh cerita, pengalaman, dan kesan mendalam yang akan selalu saya ingat. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Manager HL dan seluruh pihak yang telah memberikan kesempatan, arahan, serta pengalaman luar biasa selama perjalanan ini. Sebuah trip singkat, namun penuh makna. Inilah sepotong cerita dari negeri di balik awan — Tembagapura, hidden paradise Papua.