У нас вы можете посмотреть бесплатно MEUGANG - PUTROE SALSABILA | Syair Aceh Indatu - Tradisi Mulia Tanah Aceh (Pixnic Music) или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
MEUGANG (A Sacred Acehnese Tradition) Lyrics : Syair Aceh Indatu Cover : Putroe Salsabila (Digital Vocal Performance) Created by : Pixnic Music MEUGANG adalah sebuah lagu yang lahir dari denyut tradisi dan rasa yang paling manusiawi, yaitu rindu. Berakar pada Syair Aceh Indatu, lagu ini menggambarkan suasana menjelang hari Meugang, sebuah momen sakral yang bagi masyarakat Aceh bukan sekadar adat, melainkan ruang berkumpulnya doa, kenangan, dan harapan. Di balik semarak persiapan Meugang, lagu ini menyorot sisi yang sunyi: seorang ibu yang menanti anaknya di perantauan. Hari yang seharusnya diisi dengan kebersamaan justru menghadirkan air mata. Rindu yang lama dipendam akhirnya pecah, mengingat anak yang belum bisa pulang, jauh dari rumah dan pelukan orang tua. Ibu dan ayah hanya bisa mengenang wajah anak yang dulu dilepas dengan doa, kini terasa semakin jauh ketika Meugang sudah di depan mata. Tangis mereka bukan sekadar sedih, tetapi wujud cinta yang tak pernah berkurang, meski jarak dan waktu memisahkan. Lagu ini juga bercerita tentang seorang ibu yang duduk dalam diam, memandang waktu yang berjalan lambat, menanti anaknya yang masih terikat oleh jarak. Meugang yang kian dekat justru membuat rindu semakin terasa, karena pada hari itulah kehadiran anak paling diharapkan. Air mata ibu jatuh bukan karena keluhan, melainkan karena cinta yang terlalu dalam untuk diucapkan. Sang ayah pun menundukkan kepala, menahan sesak di dada, mengingat hari-hari ketika anak itu masih berada di sisi mereka saat makan bersama, tertawa sederhana, dan pulang sebelum senja. Kini, semua itu hanya hidup dalam kenangan dan doa. Lagu MEUGANG menjadi pengingat bahwa di setiap langkah anak di rantau, ada orang tua yang setia menunggu. Bahwa pulang bukan hanya tentang jarak, tetapi tentang hati yang selalu tertambat pada rumah, pada ibu dan ayah yang tak henti mendoakan. Lyrics: Na lhe uroe teuk katrok mak meugang Aneuk mak sayang jioh di mata Hate sang seudeh wate mak bayang E aneuk badan rindu di teuka Gata lam ranto e aneuk sayang Dak jeut beurijang keunoe neugisa Di mak tat rindu keu aneuk sayang Karap mak meugang hana deuh rupa Poma ngon ayah geuduk bak pinto Teu taho-taho bak geupreh gata Kadang su honda kadang su moto Mak glip lee sigo pike nyan gata Gata hai aneuk mantong lam ranto Pajan trok neuwoe keunoe bak poma Ayah pih rindu keu aneuk sidroe Dak jeut beu dimo nyan ayah gata Teu ingat poma ro raya kato Aneuk lam ranto pakiban haba Wahe e aneuk bek seudeh hate Gata han tom pre lam doa poma Kadang 'oh singoh poma hana lee Aneuk boh hate takirem doa Kadang 'oh kawo poma hana lee Aneuk boh hate takirem doa Kadang 'oh kawoe poma hana lee Aneuk boh hate takirem doa Kadang 'oh kawoe poma hana lee Aneuk boh hate takirem doa 📌 Disclaimer: This video is a fan-made cover created as a form of appreciation and respect for the original work. The original song, “Meugang”, was written by Syair Aceh Indatu, and all rights related to the composition, lyrics, and original recording fully belong to the original songwriter, performers, and respective copyright holders. This cover is presented with a digital/virtual voice approach and is intended solely for entertainment and cultural appreciation, without any intention to replace, misrepresent, or diminish the original artist’s work. There is no claim of ownership over the original song. If any rights holder has concerns regarding this content, please feel free to reach out so that appropriate action can be taken respectfully. #meugang #lagumeugang #meugangaceh #laguaceh #syairaceh #syairacehindatu #lagutradisiaceh #laguadataceh #acehneseSong #acehTraditionalSong #lagurinduibu #laguanakrantau #lagusedihaceh #lagumenyentuhhati #lagukeluarga #lagutentangibu #laguperantauan #tradisimeugang #meugangramadhan #lagureligiaceh #laguviral #laguviralindonesia #lagudaerahviral