У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴Rusia Kutuk Trump, Sanksi Minyak Dilonggarkan Demi Kepentingan Agresi AS dan Penghematan Biaya или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUNPALU.COM - Beberapa anggota parlemen dunia angkat bicara soal sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenai sanksi minyak Rusia. Anggota Duma Negara Rusia, Nikolai Novichkov merespon sikap Trump dengan menyebut sanksi minyak Rusia untuk meminimalkan biaya bagi AS. Novichkov mengklaim Trump melonggarkan sanksi minyak tersebut saat negaranya terus melakukan agresi terhadap Iran. Dilansir dari Viory, pernyataan itu disampaikan Novichkov dalam wawancara di Moskow pada Minggu (15/3). Novichkov menyebut AS dicurigai mencabut sanksi minyak untuk mengurangi biaya sambil tetap melanjutkan agresi. "Saat ini, akibat agresi AS dan Israel terhadap Iran, terjadi kekurangan minyak yang signifikan di pasar dunia. Untuk menghindari keruntuhan ekonomi global dan terciptanya penentangan global yang meluas terhadap dirinya sendiri, AS berupaya menjangkau Rusia dan komunitas internasional serta mencabut sanksi, bisa dibilang demikian. Pada kenyataannya, ini hanyalah upaya untuk meminimalkan biaya yang terkait dengan agresi tersebut, yang akan memungkinkan AS untuk melanjutkan agresi itu sendiri," katanya. Novichkov menyatakan sikap baik AS terhadap energi Rusia bersifat sementara, dan Trump diperkirakan akan kembali menerapkan sanksi. Sementara itu, anggota pemerintahan lainnya, Andrei Svintsov, mengatakan bahwa Trump sedang mengurangi tekanan pada sektor energi Rusia 'untuk menjaga agar harga tetap terkendali' di dalam negeri. "Saya rasa ini bukan tindakan sekali saja. Semuanya akan bergantung pada berapa lama konflik ini berlanjut. Tetapi dilihat dari fakta bahwa mereka sedang mempersiapkan operasi darat di wilayah Iran, konflik ini bisa berlanjut selama sebulan, atau bahkan bertahun-tahun," ujarnya. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com) Host: Alinda Panca Editor Video : Ramadhan Aji Prakoso VP : Hidayat SUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT. Update juga berita TribunPalu.com: Website: https://palu.tribunnews.com Instagram : @tribun_palu Tiktok : tribunpalu.com Facebook : / tribunpalunews #tribunpalu #tribunnetwork #beritaterkini #newsupdate #indonesia #iran #israel #amerikaserikat #usa #rusia #trump #trumpnews