У нас вы можете посмотреть бесплатно Hampir Separuh Warga Jakarta Tak Puas Kinerja Prabowo или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis temuan mengejutkan terkait evaluasi publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hasilnya, hampir separuh warga DKI Jakarta mengaku tidak puas terhadap kinerja Prabowo. Temuan itu tertuang dalam siaran pers survei nasional Indikator tertanggal 8 Februari 2026. Survei dilakukan secara tatap muka pada 15–21 Januari 2026. Dalam hasil survei tersebut, sebanyak 53 persen warga Jakarta menyatakan puas terhadap kinerja Prabowo, sementara 47 persen menyatakan tidak puas. Tidak ada responden yang menjawab “tidak tahu”. Indikator mencatat bahwa tingkat ketidakpuasan warga Jakarta ini merupakan yang paling tinggi dibanding wilayah lain di Indonesia. Di bawah Jakarta, wilayah dengan angka ketidakpuasan tertinggi berikutnya adalah Maluku dan Papua, dengan tingkat ketidakpuasan 24,9 persen dan tingkat kepuasan sekitar 74 persen. Sementara itu, jika dilihat secara nasional, tingkat kepuasan publik terhadap Prabowo masih tergolong tinggi, yakni mencapai 79,9 persen. Rinciannya, sebanyak 13 persen responden mengaku sangat puas dan 66,9 persen menyatakan cukup puas. Adapun responden yang mengaku kurang puas tercatat sebesar 17,1 persen, sedangkan yang tidak puas sama sekali mencapai 2,2 persen. Sebanyak 0,8 persen responden memilih menjawab tidak tahu. Tingginya ketidakpuasan warga Jakarta ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah, mengingat Jakarta selama ini dikenal sebagai pusat opini publik nasional sekaligus barometer politik Indonesia. Penulis: Fachri Mahayupa Editor Video: Wahyu Triono Sumber: Tribunnews.com