У нас вы можете посмотреть бесплатно DEBAT PANAS‼️ KESETARAAN PRIA DAN WANITA: KENAPA TAK ADA NABI PEREMPUAN? DR ZAKIR NAIK JAWAB или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
DEBAT PANAS‼️ KESETARAAN PRIA DAN WANITA: KENAPA TAK ADA NABI PEREMPUAN? DR ZAKIR NAIK JAWAB DEBAT PANAS: Mengapa tidak ada nabi perempuan jika pria dan wanita setara? Dr. Zakir Naik memberikan jawaban lugas dalam video ini. Jangan lewatkan penjelasannya! Tonton sampai habis untuk memahami perspektif Islam tentang peran pria dan wanita. Video ini merangkum detail debat Dr. Zakir Naik mengenai alasan di balik ketiadaan nabi perempuan dalam Islam, meskipun pria dan wanita memiliki kesetaraan. Dr. Zakir Naik menjelaskan bahwa kesetaraan dalam Islam tidak berarti identitas, melainkan pembagian peran berdasarkan hikmah ilahi. Beliau mengutip Surah Al-Baqarah [2]:228 yang menegaskan hak setara namun dengan satu tingkat kelebihan bagi pria dalam kepemimpinan, sebagai bagian dari kebijaksanaan Allah SWT. Salah satu poin utama yang dibahas adalah tanggung jawab kenabian yang sangat berat, termasuk memimpin salat. Jika seorang wanita memimpin salat di depan jamaah pria, dikhawatirkan akan memecah konsentrasi dari mengingat Allah. Dr. Zakir Naik juga menyoroti perbedaan peran alami dan kemampuan spesifik antara pria dan wanita. Wanita unggul dalam kualitas verbal untuk mendidik anak, sementara pria cenderung memiliki kualitas perencanaan dan pemikiran strategis untuk kepemimpinan. Tugas kenabian yang berat juga dihindari untuk membebani wanita yang sudah memiliki peran krusial dalam membesarkan anak, sebuah tugas yang sangat dihormati dalam Islam. Selain itu, perlindungan terhadap prinsip hijab juga menjadi pertimbangan, karena peran nabi seringkali memerlukan interaksi publik yang intens. Meskipun tidak ada nabi perempuan, Dr. Zakir Naik menekankan bahwa banyak wanita mulia yang derajatnya ditinggikan dan dipuji dalam Al-Qur'an, seperti Maryam binti Imran, Khadijah RA, Asiyah, dan Fatimah RA. Perbedaan peran ini bukan berarti ketidaksataraan spiritual, melainkan pembagian tanggung jawab yang adil dan bijaksana. Jangan lupa subscribe channel Ukhuwah Daily Official untuk konten dakwah inspiratif lainnya! Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan pencerahan. #DrZakirNaik #NabiPerempuan #KesetaraanWanitaDalamIslam #DebatIslam #UkhuwahDailyOfficial dr zakir naik,zakir naik,debat zakir naik,ceramah zakir naik,kajian dr zakir naik,dr zakir naik indonesia,nabi perempuan,kenapa tidak ada nabi perempuan,alasan tidak ada nabi perempuan,apakah ada nabi perempuan,kesetaraan pria wanita,kesetaraan gender islam,wanita dalam islam,peran wanita islam,hak wanita islam,kedudukan wanita dalam islam,al quran,maryam binti imran,khadijah ra,fatimah ra,hukum islam,fiqih wanita,ukhuwah daily official,