У нас вы можете посмотреть бесплатно KITA PERNAH TERJATUH или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Lagu ini kupersembahkan usia pernikahan kami yang ke 15 tahun,,,semoga bisa menjadi inspirasi... Judul: KITA PERNAH TERJATUH Ciptaan : Bayu Hendrarto Verse 1 Di kala itu awal kami mengikat janji Langkah kita begitu berat, dengan penuh harapan Disaat malam sering lebih memanjatkan doa Air mata jadi saksi, lirih tak bersuara Pre-Chorus Pernah ragu pada esok hari Pernah hampir lelah berdiri Tapi tanganmu tak pernah lepas Meski dunia terus berputar Chorus Dulu kita pernah terjatuh Di hari-hari yang tak tahu arah Kita sembunyikan mimpi ini Dengan cinta, untuk menguatkan langkah kita Perjalanan ini membuat kita dewasa Mensyukuri apa yang kita punya Dari cinta yang ditanamkan Kita tumbuh… dan bertahan hidup Verse 2 Ingat hujan di atap rumah kecil Susah sedih jadi kenangan Canda tawa jadi kebahagian Jadi kehangatan rumah kita Pre-Chorus Saat dunia bergulir waktu Kita buka jendela bersama Tak ada dusta yang kita jaga Hanya setia, dan percaya Chorus Dulu pernah kita terjatuh Di hari-hari yang tak tahu arah Namun doa tak berhenti Meski dijawab dengan sabar Hari ini kita mensyukurinya Berdiri lebih kuat dari kemarin Bukan karena segala yang kita punya Tapi karena kita saling menjaga Bridge Jika nanti badai datang lagi Ingat kita pernah lebih gelap Dan tetap memilih untuk sabar Disaat mentari sudah dekat Chorus Akhir Bayu dan April, menjadi kisah kita Bukan dongeng tanpa luka Dari susah yang hampir putus asa Menjadi indah dirumah kita Kupersembahkan, lagu ini Dari semua hari yang kita lewati Karena tanpamu, ku takkan tahu Betapa indah… hidup yang kita jalani Outro Dan jika dunia kembali kelam Kita tahu caranya untuk pulang Ke pelukan yang dulu berkata: “Tak apa susah… asal bersama.”