У нас вы можете посмотреть бесплатно TAK MAIN-MAIN! Wali Kota Surabaya SEGEL Gudang Diana, Eri Cahyadi: Ojo Larani Arek Suroboyo или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru #tribunjakarta #beritahariini #beritaterkini #diana #cakji #ijazah #ijazahditahan #surabaya #walikotasurabaya #disnaker #prabowo #gibran #armuji #wemenaker #imanuelebenezer #kemenaker #jokowi #ericahyadi #khofifahemil #khofifah #mendag TRIBUNJAKARTA.COM — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa penyegelan gudang milik Jan Hwa Diana sebagai bentuk peringatan untuk seluruh pengusaha di Surabaya. Di mana, seluruh pengusaha yang berusaha di Surabaya tidak boleh menyakiti hati warga Surabaya. Peringatan tegas itu disampaikan Eri Cahyadi saat menyegel gudang milik Jan Hwa Diana pada Selasa (22/4/2025) seperti dimuat TribunJatim. Usai melakukan penyegelan, Eri meminta seluruh pengusaha dan investor di Kota Pahlawan untuk mentaati aturan, agar tak bernasib serupa dengan UD Sentosa Seal. Bukan hanya menjamin iklim usaha agar tetap membuat ekonomi tumbuh, namun juga memberikan perlindungan kepada pekerjanya. Karenanya, setiap investasi yang ada seharusnya bisa menyesuaikan dengan izin yang ditentukan. Eri memberi peringatan kepada seluruh pengusaha agar jangan coba-coba menyakiti warga Surabaya. "Ketika berusaha di Surabaya, ojo nate ngelarani wong nang Surabaya (jangan pernah menyakiti orang di Surabaya). Kalau membuat usaha di Surabaya maka taati aturan yang dibuat pemerintah," tandasnya. Kewajiban yang sama juga diberikan kepada pekerja. Yang mana, pekerja mencurahkan tenaga untuk memenuhi kewajiban kepada perusahaan. Sebelumnya penyegelan oleh Pemkot Surabaya tersebut dilakukan setelah pihak perusahaan tak dapat menunjukkan sejumlah dokumen perizinan. Berdasarkan izin kelengkapan gudang, Sentoso Seal hanya memiliki Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK) tahun 2012 dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tahun 2013. Namun, petugas tidak menemukan data Nomor Induk Berusaha (NIB) dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Tanda Daftar Gudang (TDG) dari Kementerian Perdagangan. Sosok pengusaha asal Surabaya Jan Hwa Diana buat geger lantaran menahan ijazah 31 mantan pegawainya yang mengundurkan diri. Hingga dilabrak oleh Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Emanuel Ebenezer, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Jan Hwa Diana tetap tidak bergeming dan tidak mau mengembalikan ijazah mantan pegawainya. Bukan hanya itu Jan Hwa Diana juga disebut pernah menyekap pegawainya saat lembur dan melarang pegawainya salat Jumat. Apabila pegawainya salat Jumat maka gaji pegawai akan dipotong Rp10 ribu. Sumber: https://wartakota.tribunnews.com/2025... Editor Video : Ignatius Uploader: Wening Cahya Mahardika Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: YouTube: / @tribunjakarta Facebook: https://www.facebook.com/profile.php?... Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7... TikTok: https://www.tiktok.com/@tribun.jakart... Instagram: / tribunjakarta