У нас вы можете посмотреть бесплатно Mengapa Orang Baik Justru Sering Terjebak Hutang? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Banyak orang berpikir kebaikan pasti berbanding lurus dengan kelancaran rezeki. Tapi realitanya, justru gak sedikit orang yang hatinya lembut, suka nolong, dan jarang bikin masalah malah sering terjebak hutang. Kenapa bisa begitu? Di video ini kita bongkar dari sudut pandang Hukum Semesta, psikologi perilaku, stoikisme, ekonomi keuangan, sampai ajaran leluhur dan nilai spiritual Islam. Kita bahas bagaimana people pleasing, rasa gak enakan, dan identitas “penolong” tanpa batas bisa berubah jadi jebakan finansial yang pelan-pelan menggerus mental, emosional, dan spiritual. Lo akan paham bahwa masalahnya bukan di kebaikannya, tapi di struktur, batas, dan kesadaran diri. Kita juga kupas hukum resonansi, hukum sebab akibat, hukum pengulangan pola, sampai konsep keseimbangan energi dalam perspektif yang grounded dan realistis. Video ini bukan buat menyalahkan, tapi buat menyadarkan. Supaya lo tetap bisa jadi orang baik, tapi juga kuat, stabil, dan waras secara finansial. Karena pada akhirnya, kebaikan yang kuat itu lebih berdampak daripada kebaikan yang terus bertahan hidup. 🔔 Jangan lupa nyalakan lonceng notifikasimu biar nggak ketinggalan video terbaru! Join Pelanggan : / @hukumsemesta Support Hukum Semesta : https://sociabuzz.com/dwa/donate NGEHACK HUKUM SEMESTA (ebook) https://sociabuzz.com/dwa/p/rahasia-k... WA Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VbB7... Facebook : / hukumsemesta DISCLAIMER : Konten di channel ini bersifat edukatif dan reflektif. Hasil yang dirasakan setiap individu dapat berbeda, tergantung kondisi dan penerapan masing-masing. Gunakan akal sehat dan pertimbangan pribadi dalam menyikapi setiap materi.