У нас вы можете посмотреть бесплатно Diperlakukan Tidak Adil dalam P3K Tenaga Honorer Daerah Lampung Utara Tuntut Diprioritaskan или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Ratusan tenaga honorer daerah turun ke jalan memprotes hasil penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K Lampung Utara, Senin, 6 Januari 2025. Menurut mereka, merasa diperlakukan tidak adil dalam proses perekrutan P3K tahun ini. Ketidakadilan itu dikarenakan mereka tidak mendapat prioritas utama dalam penerimaan P3K. Padahal, nyaris dua dekade lamanya, mereka telah mengabdi untuk Lampung Utara. Kenyataan yang terjadi tidak demikian. Mereka harus bersaing dengan para tenaga sukarela atau TKS yang baru seumur jagung mengabdi. Akibatnya, mereka kalah saing karena para TKS tersebut kebanyakan berusia muda dan masih segar dalam urusan pendidikan. Di samping itu, mereka juga mencurigai adanya permainan dalam proses penerimaan tersebut. Mereka mendapati fakta bahwa terdapat seorang honorer yang telah lama tidak bekerja, namun ternyata dapat ikut serta tes dan lulus sebagai P3K. Dalam aksi unjuk rasanya, mereka menyasar kantor Kejari dan DPRD Lampung Utara. Koordinator aksi, Deni Yanti menuturkan, pihak kejaksaan harus menyelidiki pejabat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM. Jika memang dugaan cawe-cawe itu terbukti, oknum itu harus dibatalkan sebagai calon P3K. Mereka juga mendesak pemkab untuk mempriotaskan para tenaga honorer tahun 2005. Hal itu sesuai kesepakatan yang pernah dibuat sebelumnya. Terkait hal ini, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Hendra Syarbaini mengatakan, akan menganalisa terlebih dulu persoalan ini. Setelah itu, baru akan ditentukan langkah selanjutnya. Di lain pihak, Ketua DPRD Lampung Utara, M.Yusrizal menyampaikan, akan memperjuangkan nasib para tenaga honorer daerah tersebut. Sebab, mereka memang layak untuk diperjuangkan. Sebagai langkah awal, mereka akan kembali rapat bersama perwakilan tenaga honorer dan pihak terkait lainnya untuk membahas hal ini. Sementara itu, Kepala BPKSDM Lampung Utara, Martahan Samosir meminta agar para tenaga honorer menyerahkan data mengenai dugaan manipulasi data yang dilakukan oleh oknum calon P3K. Dugaan ini tentunya melibatkan pimpinan instansi yang menjadi tempat oknum itu bekerja. #pegawaipemerintahdenganperjanjiankerja #p3k #tenagahonor #honorerdaerahtahun2005