У нас вы можете посмотреть бесплатно 001 GAMBANG KROMONG или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Gambang Kromong adalah salah satu jenis musik paling populer dikalangan masyarakat asli Jakarta atau yang dikenal dengan Betawi. Sebutan Gambang Kromong di ambil dari nama dua buah alat perkusi, yaitu gambang dan kromong. Orkes Gambang Kromong merupakan perpaduan yang serasi antara unsur-unsur pribumi dengan unsur Cina. Salah satu musik khas dari kesenian Betawi yang paling terkenal dimana dalam setiap kesempatan perihal Betawi, Gambang Kromong selalu menjadi tempat yang paling utama. Pada tahun 70an Gambang Kromong sempat terdongkrak keberadaannya lewat sentuhan kreativitas "Panjak" Betawi legendaris "Si Macan Kemayoran", Almarhum H. Benyamin Syueb bin Ji'ung. Dengan sentuhan berbagai aliran musik yang ada, jadilah Gambang Kromong seperti yang kita dengar sekarang. Video ini merupakan bahan untuk penjelasan yang lebih menyeluruh yang perlu digali lebih lanjut, untuk mengetahui bagaimana Gambang Kromong sebagai seni budaya Betawi di masa awal perkembangannya hingga saat ini. Semoga dapat menjadi referensi untuk para peminat seni budaya Betawi khususnya dan peminat seni budaya Indonesia pada umumnya. Gambang Kromong is one of the most popular types of music among the native people of Jakarta or known as Betawi. The name Gambang Kromong is taken from the names of two percussion instruments, namely the xylophone and the Kromong. The Gambang Kromong Orchestra is a harmonious blend of indigenous elements with Chinese elements. One of the most famous typical music of Betawi art where on every occasion about Betawi, Gambang Kromong is always the most important place. In the 70s, Gambang Kromong was boosted by the creative touch of the legendary Betawi "Panjak" "Si Macan Kemayoran", the late H. Benjamin Syueb bin Ji'ung. With a touch of various genres of music, become Gambang Kromong as we hear it today. This video is material for a more thorough explanation that needs to be explored further, to find out how Gambang Kromong as a Betawi cultural art in the early days of its development until now. Hopefully it can be a reference for Betawi cultural arts enthusiasts in particular and Indonesian cultural arts enthusiasts in general.