У нас вы можете посмотреть бесплатно Jujur! Ini 3 Hal Paling Menyebalkan di CB Verza Setelah 1 Tahun." или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Honda CB150 Verza dirancang sebagai motor sport entry-level yang mengutamakan fungsionalitas dan efisiensi. Karena fokusnya pada harga yang terjangkau dan durabilitas, Verza memiliki beberapa kekurangan jika dibandingkan dengan motor sport kelas 150cc lainnya (seperti Honda CB150R, Yamaha Vixion, atau Suzuki GSX-S150): 1. Performa Mesin & Transmisi Teknologi SOHC & Pendingin Udara: Berbeda dengan kompetitor yang sudah menggunakan pendingin cairan (radiator) dan teknologi DOHC, Verza masih menggunakan pendingin udara. Ini membuatnya lebih cepat panas jika dipacu terus-menerus. Transmisi 5-Percepatan: Mayoritas motor sport modern sudah menggunakan 6-percepatan untuk napas mesin yang lebih panjang, sementara Verza masih terbatas di 5 gigi. Tenaga Paling Rendah: Output tenaga Verza berada di kisaran 13 PS, jauh di bawah motor sport lain yang rata-rata mencapai 16–19 PS. 2. Fitur & Teknologi yang Minim Sistem Pengereman: Masih menggunakan rem tromol pada roda belakang, sedangkan motor sport lain umumnya sudah double disc brake (cakram depan-belakang). Penerangan: Masih mengandalkan lampu bohlam konvensional, belum LED, sehingga pencahayaan di malam hari tidak secerah para pesaingnya. Panel Instrumen: Meski sudah digital, informasinya sangat terbatas. Tidak ada indikator perpindahan gigi (gear position) maupun takometer (RPM) pada beberapa versinya. 3. Kaki-kaki & Desain Suspensi Belakang Ganda (Double Shock): Motor sport lain sudah menggunakan monoshock untuk stabilitas manuver yang lebih baik. Suspensi ganda Verza memang kuat untuk beban berat, tapi terasa kurang sporty dan kaku saat menikung. Desain "Tanggung": Tampilannya sering dianggap terlalu sederhana atau "bapak-bapak" jika dibandingkan dengan motor sport lain yang memiliki garis desain agresif dan tajam