У нас вы можете посмотреть бесплатно 元JR東日本 KRL 武蔵野線 山手線 205系 走行音 東洋IGBT-VVVFインバータ制御 ケヨM4編成•ケヨM31編成•ヤテ46編成 モハ205-5061 (元モハ205-163•ヤテ55編成) или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
JR205 46 KEYO M4 Tujuan Cikarang Ke Kampung Bandan Via Pasar Senen Ke Bekasi Berangkat Penumpang Waktu Rangkaian SF 12 New Livery Baru KRL Commuter Line Jabodetabek Stasiun Cibitung Ke Stasiun Pasar Senen Blue Line Warna Biru Dia Terbaru 元JR東日本 KRL 武蔵野線 山手線 205系 走行音 東洋IGBT-VVVFインバータ制御 ケヨM4編成•ケヨM31編成•ヤテ46編成 モハ205-5061 (元モハ205-163•ヤテ55編成) Stasiun Cibitung Ke Stasiun Pasar Senen Blue Line Warna Biru Jabodetabek Untuk Kalian Semua Berakhir Berpusadakrt Akan Membutuhkan Tenaga Kerja Tugas Pembuatan Tertulis Pujian Masinis Menggunakan Karena Pesabar Mempu Memiliki Kelahiran Keluarganya Kecuali Jika Langsung Pastikan Yaitu Negerimu Akibat Adanya Darimu Kira Terbaru 1.クハ205-46 (元武蔵野線•元山手線) 2.サハ205-91 (元武蔵野線•元山手線) 3.モハ205-5007 (元モハ205-136•元ヤテ46編成)•(元武蔵野線•元山手線) 4.モハ204-5007 (元モハ204-136•元ヤテ46編成)•(元武蔵野線•元山手線) 5.サハ205-224 (元ハエ22編成)•(元埼京線) 6.モハ205-5061 (元モハ205-163•元ヤテ55編成)•(元武蔵野線•元山手線) 7.モハ204-5061 (元モハ204-163•元ヤテ55編成)•(元武蔵野線•元山手線) 8.サハ205-225 (元ハエ22編成)•(元埼京線) 9.モハ205-5039 (元モハ205-36•元ヤテ12編成)•(元武蔵野線•元山手線) 10.モハ204-5039 (元モハ204-36•元ヤテ12編成)•(元武蔵野線•元山手線) 11.サハ205-92 (元武蔵野線•元山手線) 12.クハ204-46 (元武蔵野線•元山手線) Wikipedia Kereta Rel Listrik JR East Seri 205 Kereta rel listrik JR East seri 205 (国鉄205系電車, Kokutetsu 205-kei densha) adalah kereta rel listrik (KRL) dari Jepang yang diperkenalkan tahun 1984 oleh perusahaan Japanese National Railways (JNR) dan pasca privatisasi, KRL JR 205 ini dioperasikan oleh perusahaan East Japan Railway Company dan West Japan Railway Company. KRL ini beroperasi di berbagai jalur yang ada di Jepang dan kini beroperasi di lintas KAI Commuter di Jabodetabek dan Kabupaten Lebak, Indonesia.KRL ini beroperasi di Jepang sejak 1984 hingga saat ini, diawali dengan kedinasannya di jalur-jalur utama seperti Yamanote, Keihin-Tohoku, Chuo-Sobu, Saikyo, dan Yokohama, hingga beralih ke jalur utama yang tidak sepadat jalur tersebut seperti Nambu, Keiyo, dan Musashino untuk di wilayah operasional JR East, dan di jalur Tokaido, Hanwa, dan Nara untuk di wilayah operasional JR West. Seiring waktu, KRL ini dialihkan ke jalur-jalur cabang, maupun dijual ke Indonesia atau operator lain di Jepang, yaitu Fujikyu Railway. Harga KRL ini yang diimpor ke Indonesia adalah Rp 1 miliar/unit, dan dijual dalam beberapa rangkaian. Jika yang didatangkan 812 unit, maka harga impor KRL keseluruhan adalah Rp 812 miliar. Pada umumnya rangkaian yang beroperasi di Jepang dan didatangkan ke Indonesia terdiri dari 6, 8, atau 10 unit kereta lalu dikelompokkan lagi menjadi 8, 10 dan 12 kereta.KRL seri 205 ini pertama kali didatangkan oleh perusahaan PT KAI Commuter Jabodetabek (sekarang PT Kereta Commuter Indonesia, beroperasi sebagai KAI Commuter) pada akhir tahun 2013 dan direncanakan akan berlanjut hingga tahun 2020. Dengan jumlahnya yang banyak, KRL ini dapat merajai lintas Jabodetabek, dan kini seluruh lintas Jabodetabek pernah dilalui oleh KRL seri 205. KRL ini berteknologi resistor control (rheostat) dan VVVF-IGBT, dan karena sebagian besar KRL ini berteknologi rheostat, maka seluruh lintas di Jabodetabek juga dapat dilalui dengan mudah.Penggunaan di Jepang (1984-sekarang) KRL seri 205 ini digunakan oleh Japanese National Railways (JNR) sejak tahun 1984, dengan rangkaian-rangkaian pertama yang digunakan di Jalur Yamanote untuk menggantikan KRL seri 103 yang sudah beroperasi sejak dekade 60-an. Pada saat itu, JNR sedang mengalami kesulitan keuangan, sehingga KRL seri 205 ini meskipun secara interior dan eksterior sudah menggunakan teknologi terbaru seperti bodi stainless steel dan interior yang lebih nyaman, ditambah dengan AC yang sudah ada sejak kereta ini awal berdinas, tetapi untuk sistem kelistrikan dan propulsinya masih menggunakan teknologi rheostat, yang merupaan teknologi yang juga digunakan pada KRL seri 103. Meskipun begitu, teknologi rheostat pada KRL ini sudah ditambah dengan field system superimposed field excitation control, sehingga masih lebih baik dibandingkan seri 103.Pada tahun 1987, dengan diprivatisasinya Japanese National Railways (JNR), KRL ini menjadi milik East Japan Railway Company (JR East) dan West Japan Railway Company (JR West). Seiring waktu, KRL ini pun menyebar menuju jalur lain, seperti jalur Keihin-Tohoku, Chuo-Sobu, Saikyo, dan Yokohama untuk KRL milik JR East dan jalur Hanwa untuk KRL milik JR West. Produksi KRL seri 205 ini berlangsung sampai dengan tahun 1991.Sejak tahun 1991, beberapa rangkaian KRL pada jalur tertentu, seperti Yamanote dan Yokohama, mendapatkan kereta 6 pintu, untuk mengantisipasi membludaknya penumpang di daerah Tokyo Raya yang sangatlah umum pada dekade 90-an. Sejumlah 53 unit kereta 6 pintu diproduksi untuk jalur Yamanote pada tahun 1991 dan 26 kereta 6 pintu diproduksi pada tahun 1994, mengakhiri produksi KRL seri 205.2005-sekarang Sejak tahun 1993, JR East mulai secara bertahap menggantikan KRL lamanya dengan KRL baru yang dibuat langsung oleh JR East, bukan peninggalan era JNR, Dimulai Dari Seri 209. KRL Commuter Line Jabodetabek Selamat KRL JR 205 Series Oh Iya Terima Kasih.