У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴 [LIVE] Memprediksi Peta Koalisi jika Prabowo dan Jokowi Memilih Pecah Kongsi | Mimbar Perubahan или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
MEMPREDIKSI PETA KOALISI JIKA PRABOWO DAN JOKOWI PECAH KONGSI Oleh: @SulungNof Jika Prabowo Subianto dan Joko Widodo tidak lagi satu perahu, siapa yang mungkin dipilih Prabowo untuk diajak berlabuh? Lantas siapa yang direstui Jokowi untuk berpasangan dengan Gibran? Satu hal yang mungkin tidak bisa dihindari, komposisi KIM (Koalisi Indonesia Maju) Plus bakal kocok ulang guna seleksi loyalitas parpol, apakah kepada Prabowo atau Jokowi. Baik Prabowo maupun Jokowi sedikitnya akan menyiapkan sejumlah skenario yang akan disesuaikan berdasarkan momentum. Momentum biasanya terkait dengan suhu politik. Dan momentum politik sering terjadi saat injury time. Sebagai tokoh politik, Prabowo dan Jokowi tentu memiliki jam terbang yang memadai untuk mengelola dinamika yang terjadi. Di atas kertas, 2 nama berpotensi menjadi pendamping Prabowo pd Pilpres 2029, yakni Ketum PKB Abdul Muhaimin Iskandar & Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Sedangkan di kubu Jokowi, 2 nama jg berpeluang menjadi pasangan Gibran, yaitu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi & mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Lewat tulisan & tayangan ini, izinkan saya membahas dr sudut pandang warga negara biasa ihwal komposisi masing2 kandidat. Poin2 yg dibahas berada di level permukaan, tak secara mendalam. Barangkali di kesempatan mendtg akan diulas jauh lbh tajam jika keadaan memungkinkan. A. Prabowo Subianto Djojohadikusumo (PSD) & Abdul Muhaimin Iskandar (AMI) adl pasangan Militer-Santri yg memiliki peluang u/ menjadi pasangan capres-cawapres pd Pilpres 2029. Keduanya adl ketum partai yg memiliki akar massa yg solid. Pasangan ini pun mampu melakukan penetrasi ke basis pemilih NU. Pd periode kedua, PSD otomatis lepas dr bayang-bayang Jokowi spt anggapan sebagian pihak. Dg demikian kebijakan yg diputuskan akan menjadi legasi dirinya u/ Indonesia. Sementara AMI, ia memiliki rekam jejak yg panjang u/ membantu mewujudkan pemerintahan PSD-AMI yg diimpikan rakyat. B. Prabowo Subianto Djojohadikusumo (PSD) & Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) adl pasangan Militer-Intelektual yg berpotensi menjadi pasangan capres-cawapres pd Pilpres 2029. Sama-sama ketua umum dr partai yg pernah memimpin Indonesia dg bekal konstituen muda & terdidik. Dg menggandeng AHY, PSD memiliki dukungan langsung dr SBY sbg mantan presiden dua periode yg dikenal ahli strategi. Publik akan diingatkan kembali ketika SBY memimpin Indonesia, di mana ekonomi bertumbuh, demokrasi terwujud, & keakraban antar warga negara terasa teduh. C. Kang Dedi Mulyadi (KDM) & Gibran Rakabuming (GR) adl pasangan Populer-Muda yg punya peluang u/ menjadi pasangan capres-cawapres pd Pilpres 2029. Mengulang sejarah Pilpres 2014 ketika PDIP menghadapi Koalisi Merah Putih, Jokowi berbekal PSI akan melawan dominasi KIM Plus. Relasi Jokowi & KDM memiliki kemiripan dlm gaya berpolitik, yaitu bermain di arus bawah. Dan arus bawah dlm sistem demokrasi adl pemegang suara tertinggi di republik ini. Ini akan jd pertaruhan Jokowi. Shg ia akan bekerja keras, mati-matian, & habis-habisan u/ memenangkan pertarungan. D. Anies Baswedan (ABW) & Gibran Rakabuming (GR) adalah pasangan Intelektual-Muda yg punya potensi menjadi pasangan capres-cawapres pd Pilpres 2029. Bersama Anies, Gibran akan tampil lbh percaya diri dlm forum global. Ia akan mendpt mentor politik u/ membangun jaringan internasional. Jokowi mungkin mengulang kisah sukses ketika dibantu o/ Anies sbg Jubir saat Pilpres 2014. Bukan hanya PSI, pasangan ini jg bakal ditopang o/ Partai Gerakan Rakyat, yg kebetulan memiliki akronim yg sama dg Gibran (GR). Kalau ada pertanyaan siapa yg pas menantang Prabowo, maka Anies-lah orangnya. Biasanya, proses kandidasi yg alot akan membuat mesin politik masing2 parpol cpt berasap. Di sanalah momentum akan tercipta. Ketika aspirasi tak terfasilitasi mk langkah politik saat injury time menjadi jln keluar u/ meningkatkan daya tawar. Linimasa sejarah Indonesia tlh membuktikan hal itu selama sekian kali gelaran Pemilu. Ketika terjadi deadlock, mk tokoh spt Boediono & Kiai Maruf Amin dipinang sbg alternatif u/ menurunkan ego parpol. Stlh itu topik perundingan antara capres & parpol pengusung bergeser pd komposisi perwakilan di eksekutif & legislatif. Ada kemungkinan Prabowo akan menempuh siasat yg sama bila kebuntuan terjadi di dlm koalisi. Berbeda dg kubu Jokowi, posisi tawar u/ Dedi Mulyadi & Anies Baswedan boleh jd lbh tinggi. Baik Dedi maupun Anies, keduanya punya jln menjadi capres yg berpasangan dg Gibran. Strategi ini dilakukan u/ mendobrak hegemoni KIM Plus sekaligus mendongkrak elektabilitas pasangan. Selain jg bertujuan menarik minat pemilih muda. Namun demikian, Jokowi tetap prioritaskan proposal pertama & kedua, yaitu “Prabowo-Gibran Dua Periode”. Sejauh ini Prabowo tak mengucapkan sepatah kata u/ merespons kehendak tsb. Ia belajar dr sejarah pemilihan presiden/wakil presiden scr langsung bhw SBY & Jokowi memilih cawapres non-parpol pd periode kedua. [Bandung, 070226]