У нас вы можете посмотреть бесплатно Pendidikan Keluarga: Pondasi Ideologis Peradaban Islam или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Dalam tausiah jelang berbuka yang dipandu Septi N, narasumber Ustazah Dwi Istanti menegaskan bahwa keluarga dalam Islam bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi lembaga pendidikan utama yang bertugas menjaga anggota keluarga dari api neraka, sebagaimana perintah dalam Al-Qur’an Surah At-Tahrim ayat 6. Ia menjelaskan, keluarga ideal memiliki dua fungsi utama: 1️⃣ Fungsi Ideologis (Paling Utama) Menanamkan akidah sejak dini Membentuk pola pikir dan sikap hidup Islam Menyiapkan generasi berkepribadian tangguh Rumah harus menjadi madrasah pertama, bukan sekadar “terminal” tempat datang dan pergi. 2️⃣ Pendidikan Dimulai dari Akidah Pendidikan keluarga harus dimulai bahkan sejak memilih pasangan hidup, dengan visi melahirkan generasi mulia, seperti dicontohkan pada kisah keluarga tokoh besar Islam. 3️⃣ Tantangan Zaman Modern Ustazah menyoroti realitas saat ini: Maraknya kenakalan remaja, narkoba, dan krisis moral Sistem sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan Tekanan ekonomi yang melemahkan peran orang tua Akibatnya, banyak generasi tumbuh materialistis dan kehilangan arah. 4️⃣ Peran Negara Sangat Penting Dalam Islam, negara berfungsi sebagai pengurus urusan umat yang: Menciptakan sistem pendidikan, ekonomi, dan sosial sesuai syariat Menjadi support system bagi keluarga Menjamin lahirnya generasi beriman dan bertakwa 5️⃣ Pesan Penutup Ramadan Ramadan disebut sebagai momentum kebangkitan kesadaran, agar umat: Kembali menjadikan Islam sebagai pedoman hidup Memperkuat pendidikan keluarga Menyiapkan generasi yang mulia dan visioner Intinya: Perubahan generasi tidak cukup dimulai dari individu saja, tetapi harus dimulai dari keluarga yang kuat, didukung masyarakat, dan sistem kehidupan yang selaras dengan nilai-nilai Islam.