У нас вы можете посмотреть бесплатно Asal Usul Kota Salatiga Jawa Tengah‼️Cerita Rakyat Nusantara - Dongeng Pengantar Tidur или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Asal Usul Kota Salatiga Jawa Tengah‼️Cerita Rakyat Nusantara - Dongeng Pengantar Tidur Kota Salatiga punya legenda asal-usul yang sangat populer dan sarat akan pesan moral. Kisah ini berkaitan erat dengan masa Kesultanan Demak, khususnya sosok Ki Ageng Pandanaran (Bupati Semarang pertama). Berikut adalah kisahnya: Kesombongan dan Perampokan Kisah bermula saat Ki Ageng Pandanaran mulai terbuai dengan harta duniawi dan menjadi sedikit sombong. Atas saran Sunan Kalijaga, ia memutuskan untuk meninggalkan jabatannya dan mengembara guna menyebarkan agama Islam menuju Gunung Tembayat. Dalam perjalanan tersebut, istri Ki Ageng yang bernama Nyai Pandanaran bersikeras membawa bekal emas dan permata yang disembunyikan di dalam tongkat bambu. Padahal, Ki Ageng sudah mengingatkan untuk meninggalkan harta benda karena perjalanan ini adalah perjalanan spiritual. Pertemuan dengan Perampok Di tengah jalan, mereka dihadang oleh tiga orang perampok (penyamun). Ki Ageng dengan tenang memberikan harta yang ia bawa dan berkata kepada para perampok: "Kalian boleh ambil harta ini, tapi ketahuilah bahwa suatu saat tempat ini akan menjadi ramai dan aku beri nama Salatiga." Makna Nama "Salatiga" Nama "Salatiga" berasal dari frasa bahasa Jawa "Sela Tiga" (Tiga Kesalahan). Nama ini merujuk pada tiga kesalahan yang terjadi dalam peristiwa tersebut: Ki Ageng Pandanaran: Karena sempat sombong dan mencintai harta sebelum akhirnya bertaubat. Nyai Pandanaran: Karena tetap membawa harta benda secara sembunyi-sembunyi meskipun sudah dilarang. Para Penyamun: Karena merampas harta milik orang lain. Versi Sejarah (Prasasti Plumpungan) Selain legenda di atas, secara administratif dan sejarah formal, asal-usul Salatiga tercatat jauh lebih tua. Berdasarkan Prasasti Plumpungan yang berangka tahun 750 Masehi: Salatiga dulunya adalah sebuah daerah bernama Hampra. Tanah tersebut ditetapkan sebagai Tanah Perdikan (daerah bebas pajak) oleh Raja Bhanu karena rakyatnya berjasa kepada kerajaan. Hari jadi Kota Salatiga akhirnya ditetapkan pada tanggal 24 Juli, sesuai dengan penanggalan pada prasasti tersebut. Legenda Ki Ageng Pandanaran tetap menjadi cerita yang paling dicintai masyarakat karena mengajarkan kita bahwa keserakahan hanya akan membawa kesulitan. #Salatiga #AsalUsulSalatiga #LegendaJawa #KiAgengPandanaran #SejarahJawa #CeritaRakyat #BudayaJawa #MisteriSalatiga #SunanKalijaga #CeritaNusantara #JawaTengah #WisataSalatiga #KisahNyata #LegendaNusantara #CeritaSejarah asal usul salatiga, legenda kota salatiga, sejarah salatiga, ki ageng pandanaran, asal mula nama salatiga, cerita rakyat jawa tengah, misteri kota salatiga, legenda ki ageng pandanaran, sunan kalijaga dan ki ageng pandanaran, dongeng salatiga, sejarah jawa tengah, kota tertua di indonesia, prasasti plumpungan salatiga, nyai pandanaran, sela tiga, tiga kesalahan salatiga, cerita rakyat nusantara, sejarah nusantara, konten budaya jawa, kisah inspiratif jawa, legenda gunung tembayat.