У нас вы можете посмотреть бесплатно warga malaysia sebut indonesia akan selalu tertinggal 100 tahun dari malaysia или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
tertinggal 100 tahun dari malaysia. PD-nya warga malaysia ini sebut indonesia sudah pasti akan selalu tertinggal 100 tahun ke belakang dari malaysia. — warga malaysia sebut indonesia akan selalu tertinggal 100 tahun dari malaysia ________ Hallo Guys, Selamat datang di Informasi. kali ini kita akan membahas tentang, pemilik akun poksak asal malaysia menyatakan ketidaksetujuan tentang opini bennix, analis ekonomi indonesia. sambil tertawa poksak mengatakan “indonesia akan selalu tertinggal 100 tahun kebelakang dari malaysia.”. ucapan itu dari sanggahan komentarnya yang mengatakan bahwa indonesia adalah negara yang lucu, karena mementingkan tarif ekspor kelapa sawit ke amerika yang menurutnya itu tidak membuat malaysia iri, karena amerika memang tidak mengkonsumsi minyak sawit. menurutnya minyak sawit yang akan dikirim ke amerika hanya akan menjadi sampah. dia membandingkan dengan negaranya yaitu malaysia dimana menurutnya malaysia lebih memilih negara yang memang mengkonsumsi minyak sawit. seperti cina dan rusia. namun, sayangnya. sanggahan dirinya hanya berupa ucapan emosi tanpa data-data valid yang dikeluarkan. jika kita ingin berbicara tentang ekspor minyak sawit. data negara yang sudah terpublikasi ada pada tahun 2024. jika kita lihat datanya. Malaysia mengekspor sebanyak 1,39 juta ton minyak sawit ke china. Nilai ekspor tersebut mencapai 2,39 miliar dolar amerika. sementara, Indonesia mengekspor sekitar 5,32 juta ton minyak sawit ke china. Nilai ekspor produk sawit ke china mencapai sekitar 2,72 miliar dolar amerika. dan pasar cina menjadi pasar nomor 1 indonesia tentang minyak sawit diatas india. sementara rusia, pada tahun 2024 malaysia mengekspor minyak sawit senilai 3,32 juta dolar amerika. angka ini sangat jauh jika dibandingkan indonesia, pada tahun yang sama indonesia mengekspor minyak sawit senilai 538 juta dolar amerika. lalu bagaimana dengan ekspor minyak sawit ke amerika yang dinilai poksak tidak berguna dan akan menjadi sampah saja?. Amerika Serikat merupakan salah satu pasar ekspor minyak sawit yang sangat penting bagi Indonesia. Indonesia bahkan mendominasi pasar tersebut dengan menguasai sekitar 85% hingga 89% dari total impor minyak sawit Amerika Serikat, nilai ekspor indonesia ke amerika, yaitu pada tahun 2024 mencapai 2,9 miliar dolar amerika. sehingga pasar amerika bagi indonesia juga tidak kalah penting selain china dan rusia seperti yang poksik sebutkan. data-data tersebut bisa dicari melalui A.I. Google, dimana tools ini juga bisa memberikan referensi sumber yang ditampilkan, meski kita tidak bisa percaya 100% dengan hasil pencarian A.I. setidaknya, angka-angka yang muncul adalah gambaran ekspor minyak sawit antara indonesia dan malaysia. sebenarnya, membantah argumen bennix itu sah-sah saja, namun mengatakan indonesia pasti akan selalu tertinggal 100 tahun kebelakang dari malaysia, yang dimana ucapan tersebut hanya sekedar luapan emosi tanpa data-data valid. itu sama saja menunjukkan ketidak cerdasan berfikir, dan memang kebanyakan warga malaysia seperti itu. padahal bennix sendiri bicara selalu menampilkan data, kenapa malaysia membantah ucapan tersebut tanpa menunjukkan data? untuk malaysia, jika ingin melawan argumen seseorang yang sudah menunjukkan data sebaiknya balas dengan data yang kalian punya juga. bukan hanya sekedar luapan emosi sesaat hanya karena ucapan bennix yang agak pedas. apalagi sampai ujung-ujungnya menghina negara lain tanpa dalil yang jelas. dan perlu orang malaysia tahu, bennix mau bahas malaysia ataupun mau bahas indonesia gaya-nya juga sama seperti itu, jadi ga perlu terlalu “salty”. --- Music: Crunchy Leaves by Vlad Gluschenko is licensed under a Creative Commons License. https://creativecommons.org/licenses/... Support by RFM - NCM: https://bit.ly/2xGHypM ---