У нас вы можете посмотреть бесплатно 5 Maret 2026, Bates Memberitakan Sabat - 2 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
🌅✨ RENUNGAN PAGI ✨🌅 📅 5 Maret 2026 📖 Judul: Bates Memberitakan Sabat - 2 📖 Firman Tuhan "Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu" (1 Petrus 3: 15). Singkatnya Joseph Bates adalah saksi yang penuh semangat dengan pemahaman barunya tentang Sabat hari ketujuh. Misalnya, pada tahun 1854, Stephen N. Haskell (seorang pendeta Advent hari pertama yang masih muda) mendapatkan pusaran energi, keyakinan, dan semangat dari Bates. Haskell yang berusia 21 tahun telah diperkenalkan dengan Sabat hari ketujuh, tetapi ia tidak sepenuhnya yakin dengan bahasan itu. Kemudian seseorang mengarahkan Bates ke rumah Haskell. Haskell melaporkan bahwa Joseph meluangkan waktu 10 hari bersama mereka, berkhotbah setiap malam serta pada hari Sabat dan Minggu. Bahkan selain itu, Bates dengan semangat yang tak tertahankan mengadakan pelajaran Alkitab untuk Haskell dan beberapa orang lainnya "dari pagi hingga siang, dan dari siang hingga malam, dan kemudian di malam hari hingga waktu kami tidur." "Ia melakukan hal itu selama sepuluh hari berturut-turut," Haskell kemudian menyampaikan, "sejak saat itu saya menjadi seorang penganut Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh." Sejak saat itu, ia tidak pernah meragukan pentingnya Sabat. Bates kembali lagi berhasil melakukan apa yang harus ia lakukan. Namun, dalam bersaksi, bukan berarti Bates selalu berhasil. Salah satu kegagalan terbesarnya terjadi pada Agustus 1846, bulan ketika ia pertama kali bertemu dengan seorang pendeta muda dan pacarnya dari gereja Christian Connexion― yaitu James White dan Ellen Harmon. Bates, tentu saja, mencurahkan salah satu pelajaran Alkitabnya secara ekstensif tentang apa yang telah menjadi topik favoritnya. Hasilnya? Gagal! Gagal total! Keduanya menolak pelajarannya tentang Sabat hari ketujuh. Ellen mengenang bahwa "Penatua Bates memelihara Sabat, dan menekankan pentingnya hal itu. Saya tidak merasakan pentingnya hal itu, dan berpikir bahwa Penatua B. keliru dalam membahas perintah keempat lebih dari pada sembilan perintah lainnya" (1888 LS 236, 237). Pertemuannya dengan James White dan calon istrinya bukanlah satu-satunya peristiwa penting yang terjadi pada Agustus 1846. Bulan itu menjadi saksi pernikahan James dan Ellen dan juga menjadi saksi penerbitan buku kecil pertama Bates tentang hari Sabat, berjudul The Seventh-day Sabbath, a Perpetual Sign (Sabat Hari Ketujuh, Satu Tanda Abadi). Namun, sebelum membahas peristiwa-peristiwa tersebut, kita perlu mencermati lebih jauh tentang Bates. Kita dapat memetik setidaknya tiga pelajaran darinya. Pertama, bahwa mudah untuk menjadi berat sebelah dan tidak seimbang dalam penyajian pekabaran Alkitab. Kedua, bahwa bahkan orang yang paling bersemangat sekalipun kadang-kadang gagal. Ketiga, bahwa kegagalan bukanlah alasan untuk berhenti mencoba. 🌿 Kesimpulan Renungan Tuhan memanggil kita untuk bersaksi dengan setia, bukan untuk selalu berhasil menurut ukuran manusia. Kesetiaan, keseimbangan, dan ketekunan adalah bagian dari pertumbuhan iman. Bahkan melalui kegagalan, Tuhan tetap bekerja membentuk karakter dan memperluas pengaruh pelayanan kita. #akhirzaman #penguataniman #imankristen #nasehat #alkitab #firmantuhan #gmahk #inspiration #pertobatan #viral #fyp #renunganharian #renungankristen #renunganpagi #jagamalam #nubuatalkitab #lagupenyembahankristenterbaru #whorship #lagurohaniterbaru #lagukristen #imankristen