У нас вы можете посмотреть бесплатно AS Klaim Hancurkan 10 Kapal Penebar Ranjau Iran или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk mendapatkan pengalaman baru. WARTAKOTALIVE.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan. Militer AS telah menyerang dan menghancurkan sepuluh kapal peletak ranjau yang tidak aktif (10/3/2026). Trump juga memperingatkan Iran agar segera menyingkirkan ranjau. Yang diduga telah ditempatkan di jalur pelayaran strategis tersebut. Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Trump menyampaikan. Bahwa pihaknya belum memiliki laporan pasti mengenai pemasangan ranjau oleh Iran. Namun, jika benar ranjau telah dipasang di Selat Hormuz, ia menegaskan ranjau tersebut harus segera dihapus. Trump menegaskan bahwa apabila Teheran tidak melakukan hal tersebut. Iran akan menghadapi konsekuensi militer yang serius dari Amerika Serikat. Ia menyebutkan bahwa jika ranjau benar-benar ditempatkan dan tidak segera disingkirkan. Respons militer terhadap Iran bisa mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dalam pernyataan yang sama, Trump mengungkapkan bahwa Amerika Serikat. Menggunakan teknologi yang sebelumnya diterapkan dalam operasi melawan jaringan penyelundupan narkoba. Untuk memantau dan menghentikan kapal-kapal yang diduga mencoba menambang Selat Hormuz. Dengan cara itu, AS telah menabrak dan menghancurkan sepuluh kapal penebar ranjau yang tidak aktif. Sebelumnya pada hari yang sama, laporan intelijen AS menyebutkan adanya indikasi. Bahwa Iran mulai mengambil langkah untuk menyebarkan ranjau di Selat Hormuz. Berita Selengkapnya klik tautan di bawah ini : https://wartakota.tribunnews.com/video Sumber: Tribun Video Editor Video: Galih Lungit Uploader: Galih Lungit #beritajakarta #beritaviral #wartakota