У нас вы можете посмотреть бесплатно Hariman Siregar: Dibui dan Terancam Mati karena Kritik | DSL 06 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
00:20 Masa kecil Hariman Siregar 01:03 Kondisi politik Indonesia di tahun 60-an 05:32 Cita-cita Hariman Siregar semasa sekolah 07:11 Proses ujian masuk universitas akhir dekade 60-an 08:37 Dinamika aktivisme Hariman Siregar 12:31 Politik kampus era 60-an 19:56 Kegiatan kemahasiswaan era 60-an 22:23 Rekan-rekan aktivis Hariman Siregar 24:08 Pandangan Hariman Siregar tentang kegiatan aktivismenya 25:30 Awal mula peristiwa Malari 1974 30:56 Tokoh-tokoh mahasiswa yang terlibat 32:23 Alasan pergerakan mahasiswa saat Malari 32:55 Pihak-pihak yang ditangkap 33:49 Tuduhan pemerintah untuk para mahasiswa 35:09 Kehidupan Hariman Siregar saat di penjara 36:12 Hubungan Hariman Siregar dengan para rekan aktivis 37:39 Pesan Hariman Siregar untuk mahasiswa saat ini Hariman Siregar mulai berkuliah di Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1968. Pada masa itu, kehidupan anak muda Indonesia disuguhkan dengan berbagai dinamika sosial-politik. Hal itu membuat mereka, termasuk Hariman, aktif dalam aktivisme politik. Ia memulai perjalanan aktivismenya dari lingkup jurusan hingga menjadi ketua Dewan Mahasiswa (sekarang BEM) UI pada tahun 1973. Menyikapi dinamika politik Indonesia, Hariman bersama mahasiswa lainnya menggerakkan protes pada pemerintah Orde Baru. Protes tersebut ternyata membuatnya dibui dan terancam hukuman mati. Bagaimana kisah lengkapnya? Saksikan video wawancara Arsip UI bersama Hariman Siregar, tokoh Aksi 15 Januari 1974 atau yang dikenal sebagai Malari 1974. #malari #1974 #sejarah #universitasindonesia #bem #sejarahindonesia #mahasiswa #demonstrasi #aksimahasiswa #kampus #ptn #kritik #pemerintah #politik #hukum #pengadilan #kedokteran #fakultaskedokteran #kebijakan #wawancara #DSLUI