У нас вы можете посмотреть бесплатно TERUNGKAP! CARA TRANSAKSI UANG SUAP BUPATI SUDEWO, KPK BOCORKAN TAKTIK OTT KORUPSI BUPATI PATI или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Sebuah video merekam transaksi pengumpulan sejumlah uang suap yang diduga akan diserahkan kepada Bupati Pati nonaktif, Sudewo. Video berdurasi sekitar 20 detik ini memperlihatkan proses penyerahan uang yang dilakukan secara langsung. Dalam rekaman tersebut, dua orang perempuan yang mengendarai sepeda motor terlihat menyerahkan uang kepada Kepala Desa Arumanis, Sumarjiono, yang berada di dalam sebuah mobil. Di dalam mobil tersebut terdapat tiga orang, termasuk Sumarjiono. Total terdapat tiga karung berisi uang yang diserahkan. Uang dalam karung tersebut diduga akan diberikan kepada Bupati Pati nonaktif, Sudewo, sebagai bagian dari praktik suap jual beli jabatan perangkat desa. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bocorkan strategi melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pati, Sudewo, Selasa (20/1/2026).Uniknya, OTT berlangsung di Pati pada Minggu (18/1/2026), namun proses interograsi digeser ke Kudus, pada Senin (19/1/2026) dini hari. KPK mengaku langkah ini diambil sebagai strategi memecah reaksi para pendukung Sadewo yang dikenal loyal.Awalnya, KPK mengaku langkah pertama adalah meringkus dan mencocokkan nama-nama anggota "Tim 8" yang disebut menjadi koordinator lapangan (korlap) pemerasan calon perangkat desa (Caperdes)."Kesulitan, iya. Jadi di lapangan itu kan kita enggak tahu nih, ini siapa? Baru tahu. Ini orangnya Bupati, apa namanya? Oknum Bupati, ini 'Tim 8'," jelas pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers, Selasa (20/1/2026) malam. KPK masih menelusuri aliran dana kasus pemerasan ke orang-orang terdekat Sudewo. Pada Sabtu (24/1/2026), sebuah Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Artha Bahana Syariah di Desa Semampir, Pati digeledah. Berdasarkan keterangan warga sekitar, pemilik koperasi merupakan tim sukses Sudewo saat Pilkada 2024 lalu. Pemerasan yang dilakukan Sudewo hingga akhirnya ditangkap KPK terjadi di Kecamatan Jaken. Di satu kecamatan itu, Sudewo berhasil mengumpulkan uang pemerasan Rp 5,2 miliar. Jubir KPK Budi Prasetyo mengatakan di Kabupaten Pati tercatat ada 21 kecamatan. Total ada 601 formasi perangkat desa yang kosong dan pengisiannya telah dirancang oleh Sudewo untuk dilakukan penarikan uang kepada setiap orang yang mendaftar. "Di mana pada November tahun lalu, Pak SDW selaku Bupati Pati juga sudah melakukan pembahasan bersama Tim 8 untuk rencana pengisian formasi perangkat jabatan, perangkat desa di 601 posisi tersebut yang ada di 21 kecamatan," kata Budi di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026). KPK lalu melakukan perhitungan jika pemerasan yang dilakukan Sudewo itu terjadi di semua kecamatan di Pati. Nilai pemerasannya mencapai lebih dari Rp 50 miliar. KPK sebelumnya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Sudewo. KPK kemudian menetapkan Sudewo sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan. Selain Sudewo, ada tiga orang lain yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Berikut ini daftar tersangkanya: Sudewo selaku Bupati Pati periode 2025-2030; Abdul Suyono selaku Kades Karangrowo, Kecamatan Jakenan; Sumarjiono selaku Kades Arumanis, Kecamatan Jaken; Karjan selaku Kades Sukorukun, Kecamatan Jaken. #sudewo #pati #bupati #pemakzulan #massa #aksi #demo #ricuh #korupsi #kpk #koruptor #kasussuap #ottkpk #demopati #ahmadhusein #beritaartis #beritaartisterbaruhariinidiindonesia #beritaartishariini #beritaartisindonesia #beritaartisterkiniindonesia #hotseleb #gosip #gosipceria #gosipartisindonesiahariiniyangterbaru #MataLokalMenjangkauIndonesia Simak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/ Simak Video Viral lainnya https://pontianak.tribunnews.com/topi... Program: - Host: - Editor Video: kia Uploader: - Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd... Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Follow us: Instagram: / tribunsingkawangofficial Facebook: / tribunsingkawangupdate Twitter: / tribunpontianak TikTok: / tribunsingkawang Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.