У нас вы можете посмотреть бесплатно Sunnah Waktu Dhuha | Ustadz Ammi Nur Baits или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
SUNNAH WAKTU DHUHA Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى 🗓️ Selasa, 19 November 2024 🏢 Studio ANB Channel, Krajan, Sleman بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Melanjutkan kajian rutin sore hari ini masuk pada pembahasan sunnah-sunnah di waktu dhuha. Sunnah di waktu dhuha yakni agar melaksanakan shalat dhuha عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ:أَوْصَانِي خَلِيلِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِثَلاَثٍ: صِيَامِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ، وَرَكْعَتَيِ الضُّحَى، وَأَنْ أُوتِرَ قَبْلَ أَنْ أَنَامَ. [صحيح] - [متفق عليه] - [صحيح البخاري: 1981] Abu Hurairah raḍiyallāhu 'anhu meriwayatkan: "Kekasihku (Nabi Muhammad) ﷺ telah berwasiat kepadaku dengan tiga hal: berpuasa tiga hari di setiap bulan, salat Duha dua rakaat, dan agar aku mengerjakan salat witir sebelum tidur." [Sahih] - [Muttafaq 'alaihi] - [Sahih Bukhari - 1981] Dhuha secara makna bahasa artinya panas, sebagaimana Allah berfirman dalam Surat Thaha Ayat 117 فَقُلْنَا يَٰٓـَٔادَمُ إِنَّ هَٰذَا عَدُوٌّ لَّكَ وَلِزَوْجِكَ فَلَا يُخْرِجَنَّكُمَا مِنَ ٱلْجَنَّةِ فَتَشْقَىٰٓ Artinya: Maka Kami berkata: "Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi isterimu, maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka. Kemudian firmanNya dalam Surat Thaha Ayat 118 إِنَّ لَكَ أَلَّا تَجُوعَ فِيهَا وَلَا تَعْرَىٰ Artinya: Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang, Lalu firman Allah Surat Thaha Ayat 119 وَأَنَّكَ لَا تَظْمَؤُا۟ فِيهَا وَلَا تَضْحَىٰ Artinya: Dan sesungguhnya kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya". Disini ada وَلَا تَضْحَىٰ sehingga makna dhuha secara bahasa adalah panas. Jika kita lihat satu hari ada beberapa pembagian waktu, ada waktu fajar, waktu isfar (semburat kuning di ufuk timur merata menjelang terbit matahari), waktu syuruq/isyraq yakni saat matahari terbit setinggi 1 tombak, waktu dhuha yakni setelah matahari tinggi 1 tombak hingga menjelang istiwa, waktu istiwa saat matahari tepat di atas (bayangan benda tegak lurus tidak condong kemana-mana), waktu zawwal setelah matahari tergelincir (waktu dzuhur), waktu ashar, lalu waktu maghrib (matahari tenggelam). Disebut waktu dhuha karena matahari dalam posisi tinggi dan sinarnya menghangatkan makhluk di bumi. Beberapa sunnah di waktu dhuha, umumnya digunakan waktu dhuha untuk bekerja, sehingga tidak ada ibadah wajib secara khusus yang ada adalah shalat sunnah dhuha. Manusia diberikan tantangan ketika sibuk bekerja untuk beribadah shalat dhuha oleh karena itu shalat dhuha memiliki sisi keistimewaan. wallahu'alam