У нас вы можете посмотреть бесплатно OpinTheKatong Langkah Henti, Jiwa Mengamuk или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Dalam pekat yang menelan langit, aku berdiri tanpa menyerah. Bila dunia ingin aku tamat, akan kubalas dengan amarah! Langkahku henti, namun darahku membara, di atas puing segala harapan. Kubelah sunyi dengan jerit udara, kutantang maut di gerbang kegelapan. Takdir datang membawa rantai besi, mengikat leher nurani yang liar. Namun jiwaku bukan lilin sepi, aku badai yang enggan berakhir! Dengar! Dari luka lahir tenaga! Lihat! Dari jatuh bangkitlah murka! Langkah henti — jiwa mengamuk! Kutarik petir ke dalam suaraku! Biar gelap menertawakanku, aku tetap mengguncang waktu! Langkah henti hati meledak! Kubakar takut jadi nyala perang! Di tengah malam paling laknat, namaku bangkit, takkan hilang! Kutendang ragu dari singgasana, kubantai hening dalam kepala. Sebab hidup bukan doa belaka, hidup adalah perang yang menyala! Bila arti sembunyi di dasar derita, akan kuselam dengan gigi terkatup. Bila benar dunia hanyalah dusta, akan kupaksa ia mengaku hidup! Dengar! Aku tak lahir untuk tunduk! Lihat! Aku tak dibentuk untuk runtuh! Langkah henti jiwa mengamuk! Kutarik petir ke dalam suaraku! Biar gelap menertawakanku, aku tetap mengguncang waktu! Langkah henti hati meledak! Kubakar takut jadi nyala perang! Di tengah malam paling laknat, namaku bangkit, takkan hilang! O, malam! Saksikan aku pecahkan takdir! O, abyss! Lihat aku menari di bibir akhir! Bukan cahaya yang membentukku, tapi benturan dan kehancuran. Bukan damai yang menghidupkanku, tapi hasrat menantang kebinasaan! Aku! Bukan korban kegelapan! Aku! Adalah taring dalam kelam! Aku! Adalah nyanyian peperangan! Yang lahir dari kehampaan! Langkah henti jiwa mengamuk! Kutulis takdir dengan darah dan api! Bila semesta hendak membungkamku, aku bernyanyi lebih tinggi! Langkah henti dunia retak! Di kakiku runtuh segala takut! Dalam gelap yang haus menelan, akulah badai yang tak tersudut! Maka biarkan malam datang, biarkan segala bintang gugur. Saat kakiku tampak terdiam, jiwaku justru paling tempur! YT: / @opinthekatong Tiktok : https://www.tiktok.com/@bernard24._?i...