У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔵 FAKTA BARU PEMBUNUHAN BANTUL! ISTRI SEBUT ADA DUA PELAKU BERCELUR PARANG или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Kasus pembunuhan terhadap TYR (36), warga Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Bantul, masih menyisakan misteri. Polisi menduga pelaku berjumlah dua orang berdasarkan keterangan istri korban. Peristiwa terjadi Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 05.30 WIB saat korban tertidur bersama istri dan anaknya. Salah satu pelaku diduga masuk melalui pintu belakang yang tidak terkunci, sementara seorang lainnya menunggu di atas motor di sisi barat rumah. Pelaku yang mengenakan penutup wajah langsung mengayunkan parang ke arah korban. Istri korban berusaha menangkis serangan hingga tangannya terluka. Korban mengalami luka serius di wajah, perut hingga paha, serta tangan, yang menyebabkan pendarahan hebat dan meninggal dunia. Polisi memastikan tidak ada barang berharga yang hilang. Dugaan sementara mengarah pada motif dendam pribadi. Hingga kini, aparat masih memburu pelaku dan mendalami kasus tersebut. #bantul #diy #pembunuhan #kriminal #beritaviral #liveupdate #breakingnews #kasusmisteri #polisi #kejadianhariini Simak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/ Simak Video Viral lainnya / tribunsingkawang1 Program: live update Host: - Operator: Irwan Sumber: Tribunnews Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd... Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Follow us: Instagram: / tribunpontianak Facebook: / tribunpontianakinteraktif Twitter: / tribunpontianak TikTok: tiktok.com/@tribunpontianak Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.