У нас вы можете посмотреть бесплатно Ungkap Prasasti Situs Gemekan - Ibu Kota Raja Sri Maharaja Rake Hino Mpu Sindok ? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Ungkap Prasasti Situs Gemekan - Ibu Kota Raja Sri Maharaja Rake Hino Mpu Sindok ? @asli_mojokerto #medang #mataramkuno Arkeolog Ismail Lutfi menyebut ada empat poin dari isi batu prasasti yang ditemukan di Situs Gemekan beberapa waktu lalu. Yakni angka tahun, nama raja, nama daerah yang diundang menjadi saksi ketika upacara penetapan sima dan empat masih menjadi pekerjaan rumah (PR) Tim Arkeolog Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim. “Pertama. Pada baris pertama, ada penyebutan angka tahun dan sudah dikompresikan oleh kawan saya dari Perancis itu ketemu sampai tanggalnya yakni 7 Oktober 930 masehi. Kedua, menyebutkan nama rajanya. Sri Maharaja Rake Hino Mpu Sindok, sangat jelas itu,” tegasnya, Jumat (4/3/2022). Ketiga. Ada nama penting yakni orang-orang yang diundang menjadi saksi ketika upacara penetapan sima (tempat suci/dugaan Situs Gemekan, red). Salah satunya adalah nama Desa Lemah Tulis. Menurutnya, pihaknya sudah menemukan data penting dari batu prasasti Alasantan yang ditemukan di Desa Bejijong. “Ternyata Alasantan itu menyebutkan Lemah Tulis itu nama asli dari Bejijong (Desa di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, red). Dan jarak antara Gemekan dan Bejijong itu tidak terlalu jauh. Jadi sangat relevan informasi dari prasasti ini, kalau menyebutkan salah satu pejabat di lingkungan sini yang diundang itu Lemah Tulis,” jelasnya. Empat. Masih kata Lutfi, ada satu PR dalam mengungkap isi batu prasasti Situs Gemekan di Dusun Kedawung, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto tersebut. Yakni kata ‘Padang’ sebagai induk dari wilayah Gemekan. Karena di masa abad 10 tersebut, Gemekan adalah wilayah dari Watak Padang. “Kita harus cari Padang itu masih ada, di sekitar Mojokerto ini. Dimana Padang itu yang radiusnya itu kira-kira tidak terlalu jauh lah. Karena wilayah ini dibawah kekuasaan Padang. Dalam bahasa Jawa Kuno adalah sebuah watak. Watak itu kumpulan dari waluwah, waluwah itu kalau sekarang sama dengan desa,” tuturnya.