У нас вы можете посмотреть бесплатно Permintaan Maaf Pezeshkian ke Negara Tetangga Iran, Singgung Kehilangan Pemimpin или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara Teluk yang terdampak oleh serangan Iran. Pezeshkian secara khusus menyampaikan permintaan maaf kepada Bahrain, Arab Saudi, hingga Uni Emirat Arab (UEA) yang sudah terkena serangan rudal dan drone Iran beberapa hari terakhir. Ia berdalih serangan-serangan tersebut merupakan dampak dari "miskomunikasi" di rantai komando militer Iran. Terutama pasca-gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan sebelumnya. "Atas nama pribadi dan Iran, saya memohon maaf kepada negara-negara tetangga yang terkena serangan." "Saya telah instruksikan agar tidak ada lagi rudal yang meluncur ke arah mereka, kecuali jika Iran diserang terlebih dahulu," kata Pezeshkian, mengutip Euronews. Menanggapi spekulasi mengenai arah serangan balasan Iran, Pezeshkian mengklarifikasi bahwa militer Iran hanya menyasar titik-titik yang dianggap sebagai sumber agresi. Ia memastikan bahwa negara-negara sahabat di sekitar Iran tidak menjadi target. "Operasi pertahanan kami secara eksklusif diarahkan pada fasilitas yang menjadi asal muasal tindakan agresif terhadap bangsa Iran." "Kami tidak menyerang negara sahabat atau tetangga; sasaran kami adalah pangkalan militer dan instalasi Amerika Serikat di kawasan ini," tegasnya. Pezeshkian juga menambahkan bahwa rakyat Iran akan terus melawan hingga titik darah penghabisan guna menjaga kedaulatan negara. Editor: Djohan Nur Uploader: Djohan Nur