У нас вы можете посмотреть бесплатно Dulu Disebut Seperti Kandang Ayam‼️ Kini Perbatasan Ini Bikin Indonesia Bangga или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Dulu, perbatasan Entikong pernah menjadi simbol keterbatasan—bahkan warga sendiri menyebutnya seperti “kandang ayam.” Bangunan sederhana, fasilitas terbatas, dan kondisi yang jauh dari layak sempat membuat wajah Indonesia di perbatasan dipandang rendah. Namun semuanya berubah pada 21 Desember 2016, ketika Presiden Joko Widodo meresmikan Pos Lintas Batas Negara Terpadu Entikong. Peresmian ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi langkah besar untuk memulihkan martabat, kebanggaan, dan kehadiran negara hingga ke titik terluarnya. Kini, di tempat yang sama, berdiri gerbang megah yang menjadi simbol kebangkitan Indonesia. Dari perbatasan yang dulu memunculkan rasa malu, menjadi gerbang kebanggaan bangsa yang dihormati. Video ini adalah kisah nyata tentang perubahan, martabat, dan bagaimana sebuah keputusan besar mampu mengubah wajah Indonesia selamanya. #entikong #plbnentikong #jokowidodo #perbatasanindonesia #kalimantanbarat #pembangunanindonesia #infrastrukturindonesia #indonesiamaju #banggaindonesia #perbatasan #plbn #wananichannel Copyright Disclaimer / Penafian Hak Cipta: Copyright Disclaimer under Section 107 of the Copyright Act 1976: This video uses clips, images, and music from various sources for commentary, news reporting, and educational purposes. All rights belong to the original owners. Content is used under Fair Use for critique, comment, news, teaching, and research. Penafian Hak Cipta (Pasal 107 UU Hak Cipta 1976): Video ini menggunakan cuplikan, gambar, dan musik dari berbagai sumber untuk tujuan komentar, pelaporan berita, dan edukasi. Semua hak milik pemilik asli. Konten digunakan sesuai prinsip Penggunaan Wajar untuk kritik, komentar, berita, pengajaran, dan penelitian.