У нас вы можете посмотреть бесплатно China Dukung Iran Bela Diri dalam Serangan AS-Israel, Janji Upayakan Perdamaian dan Hentikan Perang или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, Beijing mendukung Teheran dalam membela diri terhadap serangan Amerika Serikat (AS)-Israel, seiring dengan meluasnya perang di Timur Tengah. Hal ini disampaikan Menlu China dalam sebuah panggilan telepon dengan Abbas Araghchi pada Senin (2/3/2026). Ratusan orang tewas di Iran sejak Sabtu (28/2/2026) ketika Amerika Serikat dan Israel mulai menyerang puluhan target di negara tersebut. Teheran merespons dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone ke Israel, negara-negara Teluk, dan pangkalan Inggris di Siprus. Wang mengatakan kepada Abbas Araghchi, Beijing “menghargai persahabatan tradisional antara China dan Iran, mendukung Iran dalam mempertahankan kedaulatan, keamanan, integritas wilayah, dan martabat nasionalnya, serta mendukung Iran dalam melindungi hak dan kepentingan sahnya,” demikian dilaporkan oleh stasiun televisi pemerintah, CCTV, Senin. Menurut CCTV, China telah "mendesak AS dan Israel untuk segera menghentikan operasi militer, menghindari peningkatan ketegangan lebih lanjut, dan mencegah konflik menyebar ke seluruh wilayah Timur Tengah," kata Wang. Dalam percakapan telepon terpisah dengan menteri luar negeri Oman, juga pada hari Senin, Wang menuduh Amerika Serikat dan Israel "melanggar tujuan dan prinsip piagam PBB" dengan "sengaja memicu perang melawan Iran." “China juga bersedia memainkan peran konstruktif, termasuk menegakkan keadilan, mengupayakan perdamaian, dan menghentikan perang melalui platform Dewan Keamanan PBB,” kata Wang kepada Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi, seperti dilaporkan CCTV. Sementara, dalam percakapan lain dengan Jean-Noel Barrot dari Prancis, Wang memperingatkan dunia berisiko "kembali ke hukum rimba." “Negara-negara besar tidak dapat secara sewenang-wenang menyerang negara lain berdasarkan keunggulan militer mereka,” kata Wang, menurut CCTV. “Masalah nuklir Iran pada akhirnya harus kembali ke jalur penyelesaian politik dan diplomatik,” katanya. (*) Editor Video: Wahyu Triono