У нас вы можете посмотреть бесплатно V или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Banyak terjadi miskonsepsi pada para ulama Indonesia. Sebagai pengamatan pertama, saya pernah menonton penjelasan seorang ulama besar di kanal YouTube-nya. Dalam penjelasan melalui sketsa pada whiteboard, beliau kemudian menjelaskan bahwa saat Matahari tenggelam di ufuk barat, maka Bulan (hilal) digambarkan justru terbit di ufuk barat juga. Ini sebuah kekeliruan saintifik yang sangat parah karena tidak mungkin ada benda langit terbit di ufuk barat Bumi. Semua benda langit termasuk Bulan, Matahari, dan bintang-bintang akan selalu terbit di ufuk timur dan tenggelam di ufuk barat. Dan semuanya itu merupakan pergerakan semu akibat Bumi berputar pada porosnya. Peristiwa kedua terjadi saat saya diundang untuk menjelaskan soal awal Ramadan oleh sebuah organisasi Islam yang cukup besar di Bekasi. Ada seorang jamaah yang bertanya apakah betul bahwa hilal itu terbit di ufuk barat saat maghrib. Sebetulnya, jamaah ini termasuk pengurus teras di organisasi itu. Beliau memiliki pendidikan yang tinggi dan bila tidak salah, adalah pensiunan auditor profesional pada sebuah lembaga keuangan. Saya kemudian menjelaskan bahwa itu merupakan kekeliruan besar karena semua benda langit itu selalu terbit di ufuk timur dan tenggelam di ufuk barat. Jadi tidak ada hilal (atau Bulan) yang terbit di ufuk barat. Namun, dengan tiba-tiba, ulama besar Ketua organisasi ini (yang memang sangat vokal dan one-man-show) memotong dan menghentikan penjelasan saya dengan mengatakan kira-kira: ”Stop . . . stop, jangan sampai salah ini. Memang hadisnya begitu kok. Hilal itu terbit di ufuk barat saat maghrib. Saya sudah melakukan rukyatul hilal puluhan tahun bahkan saya pernah melakukannya di padang pasir di Timur Tengah.” Kemudian Kyai ini menangkupkan kedua lengannya, dan memperagakan gerakan lengan kanan ditarik ke bawah yang merepresentasikan Matahari yang tenggelam. Sedangkan lengan kirinya ditarik ke atas yang merepresentasikan Bulan (hilal) yang terbit. Astaghfirullah . . . kacau umat ini kalau para Kyainya memiliki pemahaman tentang sains yang amburadul seperti ini. Pada video #191 lalu yang menganalisis awal Ramadan 1447, ada beberapa komentar yang sekali lagi diberikan oleh para Ustadz yang hanya paham dalil-dalil syariah. Makanya komentar-komentarnya juga lucu. Misalnya: ”kok referensinya New Zealand? . . . kok hilalnya di Alaska?”. Kalau memang tidak paham sains, apalagi di benaknya sudah melekat anggapan bahwa hilal itu harus kelihatan, ya memang agak sukar memahami penjelasan astronomis yang saya berikan. New Zealand dan Alaska itu diberikan sebagai jangkar (angkur) di ujung timur dan barat Bumi. Jika kita dapat buktikan dua wilayah ini memperoleh hilal pada 18-Feb-2026, maka sains dapat menjamin bahwa seluruh permukaan Bumi sudah memperoleh hilal. Itulah yang dinamakan Kalender Islam Global. Itu maksudnya. Pada video #192 kali ini, saya akan menjelaskan kembali: 1) Prinsip bahwa hilal itu tidak perlu kelihatan. 2) Hilal yang tak terlihat itu justru mungkin lebih besar dari yang terlihat. 3) Umat Islam jangan hanya terpaku pada hilal saat maghrib yang tak terlihat pada 17-Feb-2026. Coba perhatikan fase Bulan (ukuran hilal) saat menjelang fajar pada 18-Feb-2026 karena kita akan berpuasa bersamaan dengan masuknya waktu subuh. Hilal menjelang fajar itulah yang jauh lebih penting. Silahkan ikuti melalui: • V#192 - PEMBURU CUAN DI PROYEK RUKYATUL HI... Endorsment / Kerjasama : 0812.9501.6297 (whatsapp) #tonosaksono #edukasi #youtube #indonesia #informatif #human #science #nature #scienceprojects #experiments #history #literature #learning #education #humanities #school #worldhistory #tests #smart #fun #chemistry #dakwah #subuh #fajar #islam #sholat #kalenderislamglobal #arahkiblat #sainsislam #kajianislam #training #dataprovider #pengolahandata #indonesia #dunia #konsultasi #alquran #hadist #sunnah #ilmuwan