У нас вы можете посмотреть бесплатно Sosok Panglima Perang AS yang Dikirim Trump Ikut Nego Iran di Oman или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Sosok Brad Cooper, Kepala CENTCOM yang dikirim Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam perundingan nuklir Iran-AS di Oman, menjadi sorotan. Panglima perang AS itu disinyalir dikirim Trump untuk menekan Iran selama negosiasi nuklir di Oman, Jumat (6/2/2026). Cooper menjadi anggota delegasi negosiasi nuklir Iran dan AS bersama Utusan Khusus AS untuk Perdamaian Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner. Mereka berunding delapan jam dengan delegasi Iran yang dipimpin Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Para analis pun menakar kehadiran bos CENTCOM itu di tengah perundingan yang panas dan alot antara Teheran dan Washington. Mereka menilai, alasan Trump mengirim panglima perangnya itu disebut bertujuan agar negosiasi nuklir AS dan Iran, berjalan sesuai kemauannya. Kehadiran Cooper seolah dijadikan Trump sebagai penanda peringatan bagi Iran, akan keberadaan militer AS dan armada tempur yang kini siaga di perairan Timur Tengah. Meski begitu, para analis meragukan upaya Trump menekan Iran dengan mengirimkan Cooper ke tengah negosiasi yang berakhir tanpa kesepakatan di Oman. Lantas, siapa Brad Cooper, panglima perang yang dikirim sebagai delegasi negosiasi nuklir antara AS dan Iran di Oman itu? Simak selengkapnya dalam video berikut! Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati Narator: Vina Muthi Ambarwati Video Editor: Destri Abdi Saputro Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas Music: Final Girl - Jeremy Blake #Global #Konflik #DailyNews #BradCooper #PerundinganIranASdiOman #CENTCOM #NegosiasiNuklirIranAS #NuklirIran #IranVsAS #KonflikIranAS #Oman #Iran #AmerikaSerikat #DonaldTrump Artikel ini bisa dilihat di : https://video.kompas.com/watch/190873...