У нас вы можете посмотреть бесплатно Gema Sangkakala (Surah Az-Zumar: 68) или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Judul: Gema Sangkakala (Surah Az-Zumar: 68) Lagu ini Menggambarkan transisi dramatis dari kehidupan menuju keheningan total (kematian semesta), lalu bangkit kembali menghadap Tuhan Yang Maha Esa. Ini adalah balada tentang akhir dari segala waktu. Lirik: [Intro] Dengarlah... Nafas terakhir semesta... [Bait 1] Langit menahan nafas, bintang berhenti berkedip Ada getaran aneh, yang merayap dan menyusup Kami sibuk dengan dunia, tertawa dan berlari Tak sadar di ujung sana, Malaikat telah berdiri Terompet telah di bibir, menunggu satu perintah Untuk mengakhiri kisah, sejarah yang penuh serakah [Pre-Chorus] Satu suara kan memecah, keheningan galaksi! Bukan guruh, bukan badai, tapi Gema yang Hakiki! Siapapun yang mendengar, kan jatuh tak berdaya Inilah akhir dari, segala bentuk dan rupa! [Chorus] SANGKAKALA DITIUP! DAN MATILAH SEMUA YANG ADA! Di langit dan di bumi, kecuali yang DIKEHENDAKI-NYA! Sunyi senyap seketika, debu pun tak bergerak! Kerajaan hari ini, milik Siapa yang Mutlak? Milik Allah Yang Maha Esa, Yang Maha Mengalahkan! [Bait 2] Setelah tidur yang panjang, dalam ketiadaan Tiupan kedua datang, memanggil kehidupan Tulang belulang menyatu, daging membalut raga Kami bangkit berdiri, memandang dengan curiga Seperti tanaman tumbuh, setelah hujan turun Manusia keluar dari tanah, berbondong dan berkerumun [Pre-Chorus] Siapakah yang membangkitkan? Ke mana kami pergi? Cahaya Tuhan bersinar, menerangi bumi ini! Buku-buku diletakkan, para saksi didatangkan Tak ada lagi dusta, yang bisa disembunyikan! [Chorus] SANGKAKALA DITIUP! DAN MATILAH SEMUA YANG ADA! Di langit dan di bumi, kecuali yang DIKEHENDAKI-NYA! Sunyi senyap seketika, debu pun tak bergerak! Kerajaan hari ini, milik Siapa yang Mutlak? Milik Allah Yang Maha Esa, Yang Maha Mengalahkan! [Bridge] Limanil-Mulkul-Yaum... (Milik siapakah kerajaan pada hari ini?) Lillāhil-Wāḥidil-Qahhār... (Milik Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan...) Tiupan Kematian... Tiupan Kebangkitan... [Instrumental Solo] [Final Chorus] DAN MEREKA BANGKIT BERDIRI! MENUNGGU KEPUTUSAN! Tak ada lagi raja, selain RAJA PEMBALASAN! SANGKAKALA bergema, menembus ruang dan waktu! Kami kembali pada-Mu! Kami kembali pada-Mu! [Outro] ...Fa iża hum qiyāmun yanẓurūn... (Maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu...) #music #musicviral #laguviral #musicindonesia #melodicmetal #symphonicmetal #titiksunyi