У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴LIVE : Temuan Anggur Mengandung Sianida Berbahaya di Menu MBG Sukoharjo, Capai 30 Miligram или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TRIBUNSOLO.COM - Kepolisian Resor (Polres) Sukoharjo mengungkap temuan mengejutkan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hasil uji keamanan pangan menunjukkan adanya kandungan zat kimia berbahaya berupa sianida (CN) sebesar 30 miligram pada buah anggur hijau yang disiapkan sebagai menu MBG. Temuan ini terungkap setelah Bidang Kedokteran dan Kesehatan (BidDokkes) Polres Sukoharjo melakukan uji food safety di lokasi SPPG yang beralamat di Jalan Sadewa, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, pada Kamis (6/11/2025). Kepolisian Resor (Polres) Sukoharjo mengungkap temuan mengejutkan ANGGUR SIANIDA - Kepolisian Resor (Polres) Sukoharjo mengungkap temuan mengejutkan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Satuan Penyelenggara Program Gizi (SPPG) Polres Sukoharjo, Kamis (6/11/2025). Hasil uji keamanan pangan menemukan adanya zat kimia berbahaya jenis sianida (CN) dengan kadar mencapai 30 miligram pada salah satu buah yakni buah anggur hijau yang disiapkan untuk menu MBG. Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, membenarkan adanya temuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pengujian bahan pangan dilakukan secara rutin sebelum makanan disajikan kepada penerima manfaat. “SPPG Polres Sukoharjo setiap hari melakukan pengecekan bahan makanan yang akan disajikan. Pemeriksaan dilakukan baik secara manual, yakni dengan dilihat, diraba, dan dirasakan, maupun dengan metode kimia menggunakan rapid test,” ujar AKBP Anggaito, Jumat (7/11/2025). Menurutnya, kronologi bermula saat petugas SPPG mengambil sampel buah anggur hijau dari pemasok pada Kamis (6/11/2025) untuk diuji sebelum disajikan keesokan harinya. Dari hasil pemeriksaan laboratorium sederhana, ditemukan kandungan sianida sebesar 30 miligram. "Begitu hasilnya keluar, kami langsung melaporkan ke pimpinan dan berkoordinasi dengan BPOM serta Dinas Pangan. Sesuai rekomendasi, buah tersebut tidak kami sajikan kepada penerima manfaat dan langsung kami ganti dengan buah jeruk,” jelas Kapolres. SUMBER: https://solo.tribunnews.com/solo-raya...