У нас вы можете посмотреть бесплатно GEMPA SUMENEP TERJADI SEKITAR 2 JAM SETELAH GEMPA BESAR DI FILIPINA или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
GEMPA SUMENEP TERJADI SEKITAR 2 JAM SETELAH GEMPA BESAR DI FILIPINA Dua gempa berkekuatan di atas 6 magnitudo terjadi pada Selasa 30 September 2025 malam. Gempa pertama terjadi di Cebu, Filipina pada pukul 9 malam. Sementara gempa lainnya terjadi di Indonesia, tepatnya Kabupaten Sumenep dan Pulau Sapudi, Jawa Timur pada pukul 23.49 WIB atau jelang tengah malam. Di Filipina, gempa mengguncang dengan kekuatan 6,9 magnitudo hingga menyebabkan kerusakan massif pada bagian infrastruktur. Gempa ini juga menyebabkan sedikitnya 22 korban jiwa. Otoritas Filipina memperkirakan jumlah korban tewas kemungkinan bisa bertambah seiring masih berlangsungnya proses pencarian dan evakuasi. Berdasarkan analisa, pusat gempa ini berada di lepas pantai sekitar 17 kilometer timur laut Bogo, sebuah kota pesisir di provinsi Cebu yang berpenduduk sekitar 90.000 jiwa. Beberapa daerah di Cebu yang terdampak parah antara lain di Kota Bogo yang menderita kerusakan infrastruktur skala luas. Kedua yakni di Kota San Remigio dengan enam korban tewas termasuk petugas penjaga pantai, seorang pemadam kebakaran, dan seorang anak. Serta di Kota Medellin, tercatat beberapa korban jiwa akibat tertimpa bangunan yang runtuh. Sementara itu, gempa di Kabupaten Sumenep dan Pulau Sapudi tercatat berkekuatan 6.0 magnitudo. Direktur Gempa bumi dan Tsunami, BMKG, Daryono mengatakan, gempa ini terjadi pada pukul 23.49 WIB, dengan kedalaman 12 kilometer dan episenter di laut sekitar 58 kilometer arah tenggara Sumenep. Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa Sumenep merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif bawah laut. Sementara berdasarkan hasil analisa mekanisme sumber, gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik, namun tidak menimbulkan potensi tsunami. Hingga pukul 00.29 WIB, hasil monitoring menunjukkan adanya 4 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo terbesar 4.4 magnitudo. BMKG selanjutnya menyarankan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (*) Produser : Ribut Raharjo Penulis : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Host : Prisca Ruri Editor : Afiffudin Uploader : Afiffudin Sumber : berbagai sumber Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru