У нас вы можете посмотреть бесплатно [FULL] Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Pakar: Kalau Niatnya Mau Jadi WNA Ngapain Ambil? Koruptif или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Direktur Eksekutif Center for Education Regulations and Development Analysis (Cerdas) Indra Charismiadji menyoroti perilaku koruptif yang berkembang di masyarakat. Ia mencontohkan hal itu saat menanggapi kasus viral alumni penerima beasiswa LPDP yang bangga anaknya punya paspor Inggris. "Harusnya kalau memang dari awal ingin jadi WNA ngapain ngambil LPDP? Itu kan yang disebut perilaku koruptif," ujar Indra dalam wawancara bersama Tribunnews pada Selasa (24/2/2026). Indra pun menyerukan adanya evaluasi menyeluruh terhadap program-program beasiswa pemerintah. Ia tak ingin uang yang selama ini dikeluarkan terkesan hanya dibagi-bagikan tanpa kontribusi yang jelas. Sebagai solusi, Indra mengusulkan agar dilakukan pemetaan terkait ahli apa saja yang dibutuhkan oleh Indonesia. "Makanya harus ada kejelasan mau bangun bidang apa. Kita punya ahli nikel gak kita punya ahli geotermal nggak?" lanjut Indra. Ia mengungkap, kecenderungan lulusan luar negeri kembali ke Indonesia menjadi dosen/pendidik. Harusnya jika ingin berkembang, mereka disiapkan menjadi peneliti. Di samping itu, proses perekrutan calon penerima LPDP juga harus diperketat untuk menghindari nepotisme. "Rekrutmennya jadi semakin terbongkar kalau ternyata yang dapat beasiswa ini banyak anaknya siapa titipan siapa jadi muncul nepotisme yang akhirnya tidak ada manfaatnya buat bangsa ini," pungkas Indra. (Tribun-Video.com) Program: Tribunnews On Focus Host: Agung Tri Laksono Editor Video: Dedhi Ajib Ramadhani Uploader: Tri Hantoro