У нас вы можете посмотреть бесплатно Irjen Napoleon Bonaparte soal Brigadir J Kasus Terungkap Tergantung Kejujuran dari Pimpinan Polri или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TRIBUN-VIDEO.COM - Irjen Napoleon Bonaparte, turut memberikan komentarnya terkait kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir J. Ia mengatakan, kasus tersebut dapat terungkap tergantung kejujuran dari pimpinan Polri. Hal itu diungkapkan Napoleon Bonaparte seusai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (21/7/2022). Ia kembali menegaskan, kepemimpinan yang jujur sangat menentukan terungkapnya kasus yang menewaskan Brigadir J. Kendati demikian, Napoleon Bonaparte meminta masyarakat agar mendukung usaha Polri dalam mengusut kasus tersebut. "Kepemimpinan yang jujur sangat menentukan terungkap, terbuka atau tidaknya kasus. Tapi saya minta mari tetap kita dukung usaha Polri yah," ucap Napoleon Bonaparte. Ia juga turut mengomentari langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menonaktifkan satu per satu pejabat Polri. Menurutnya, penonaktifan sementara tiga pejabat Polri artinya masih bisa kembali menjabat. "Begini, nonaktif sementara itu beda dengan diganti. Nonaktif sementara masih bisa (menjabat) kembali," kata Napoleon Bonaparte seusai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (21/7/2022). Diketahui, Kapolri Jenderal Sigit terus berupaya mengungkap kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J. Ia bahkan membentuk tim khusus demi tercapainya penanganan yang obyektif. Terbaru, rekaman CCTV yang dapat mengungkap kebenaran kasus tersebut telah ditemukan. Namun, kepolisian belum dapat mengungkap isinya lantaran masih didalami oleh tim forensik. Sementara itu, jenazah Brigadir J juga akan segera dilakukan autopsi ulang. Hal ini akan dilakukan secepatnya demi menghindari proses pembusukan terhadap jenazah Brigadir J. Informasi ini disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi. "Akan kita update kembali untuk jadwalnya. Tetapi secepat mungkin, karena kita juga mengantisipasi terjadi proses pembusukan terhadap mayat," katanya, Rabu (20/7/2022). Brigjen Andi menyebut, pihaknya akan menggandeng Kompolnas, Komnas HAM, hingga Persatuan Kedokteran Forensik Indonesia. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com) Video Editor: Dyah Ayu Ambarwati Host: Tini Afshin Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Baku Tembak di Rumah Ferdy Sambo, Napoleon Bonaparte: Bergantung pada Kejujuran Pimpinan Polri, https://www.tribunnews.com/nasional/2.... Penulis: Fersianus Waku Editor: Malvyandie Haryadi