У нас вы можете посмотреть бесплатно Matius 23:1-36 (READ DESCRIPTION) или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Senin , 02 Februari 2026 Porsi Ayat Bacaan : PL : KEL 21:26 ~ 23:33 PB : MATIUS. 23:1-22 DOSA TAK BISA DISEMBUNYIKAN “[Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.]” ( Matius . 23:14 ) Ada sebuah kisah. Ada seorang sehari-harinya senang hidup berfoya-foya, ia bukan orang yang berperilaku baik, sebaliknya malah sering mencuri barang orang lain. Pada suatu hari, ia diundang makan siang di rumah seorang temannya. Di ruang tamu rumah temannya, ia melihat sebuah jam meja yang mungil. Dan ketika orang-orang lain tidak memperhatikannya, dengan diam-diam ia memasukkan jam meja itu ke dalam sakunya. Ketika makan bersama, ia berpura-pura alim, sangat mengerti sopan santun, tetapi hatinya sendiri mengetahui apa yang ia lakukan. Di luar dugaan, sebelum selesai makan siang, tiba-tiba jam meja itu berbunyi nyaring. Orang-orang yang bersama-sama makan siang cukup terkejut dibuatnya, tapi sebentar saja mereka sudah mengerti apa yang telah terjadi. Tentu, orang ini sangat malu & tidak bisa lagi meneruskan makan siangnya. Ia segera berdiri, lalu meninggalkan rumah itu. Teman-teman, banyak orang sama seperti orang yang munafik itu. Seumur hidupnya sudah melakukan banyak dosa, tetapi di luarnya berpura-pura menjadi orang baik. Orang semacam ini, mulutnya penuh dengan ajaran kebenaran & moral, tetapi hidup sehari-harinya sungguh berbeda. Mereka mengira asal tidak ada orang mengetahui dosa-dosa yang ia perbuat, berarti ia tidak pernah berbuat dosa. Tapi pada suatu hari, “jam mejanya” itu akan berbunyi, perbuatan dosanya tidak bisa disembunyikan lagi. Teman-teman, datanglah menurut apa adanya kita ke hadapan Tuhan Yesus, dengan mengakui bahwa kita adalah seorang berdosa, akuilah semua dosa yang ada dalam kita kepada Tuhan Yesus, Ia akan mencuci bersih segala dosa kita. Lihatlah Ia telah mati terpaku di atas kayu salib bagi kita. Kalau kita dengan sungguh-sungguh berseru kepada Tuhan, kita pasti beroleh selamat. Tuhan Yesus memberkati kita. Ayat Hafalan : “…Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.” ( Matius . 21:42 )