У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴LIVE: Hotman Minta RI 1 Beri Atensi Kasus Fandi Ramadhan, DPR akan Panggil Kejaksaan Batam или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Pengacara kondang, Hotman Paris, menilai tuntutan pidana mati terhadap ABK, Fandi Ramadhan lantaran diduga selundupkan sabu hampir 2 ton tak masuk akal. Pasalnya, Fandi baru tiga hari kerja di dunia perkapalan. Ibu dari ABK Fandi Ramadhan, terdakwa kasus penyelundupan sabu hampir 2 ton menggunakan kapal Sea Dragon, mendatangi Komisi III DPR RI, Kamis (27/2/2026). Kedatangannya bersama kuasa hukum, Hotman Paris Hutapea, untuk mencari keadilan atas tuntutan hukuman mati terhadap anaknya. Di hadapan anggota dewan, ia memohon agar putranya diberikan keadilan dalam proses hukum yang sedang berjalan. Sementara itu, Komisi III DPR RI akan memanggil Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut hukuman mati terhadap Fandi Ramadhan, anak buah kapal (ABK) asal Medan, dalam perkara dugaan penyelundupan hampir 2 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau. Hal ini disampaikan Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman seusai Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan keluarga Fandi dan kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (26/2/2026). “Komisi III DPR RI akan memanggil penyidik BNN dan Kepala Kejaksaan Negeri Batam untuk perkara Nomor 863/Pid.Sus/2025/PN Btm guna memberikan penjelasan seterang-terangnya terkait perkara yang ditangani,” ujar Habiburokhman. Program: Tribunnews Update Host: Tri Suhartini Editor Video: Valencia Frida Uploader: Bintang Nur Rahman/Fachmi Rachman Reporter: Chaerul Umam #RDP #fandiramadhan #abk #komisiiiidpr #dprri #presidenprabowo